Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Februari 2026 | 20.19 WIB

Niat Puasa Senin-Kamis dan Sejumlah Keistimewaannya, Persiapan Menyambut Ramadhan

ilustrasi puasa. (Freepik/rawpixel.com) - Image

ilustrasi puasa. (Freepik/rawpixel.com)

JawaPos.com - Salah satu puasa yang dianjurkan dalam Islam adalah ibadah puasa Senin dan Kamis. Puasa ini akan mendatangkan pahala bagi yang melaksanakannya namun tidak ada dosa bagi mereka yang meninggalkannya.

Puasa Senin-Kamis dianjurkan untuk dilaksanakan karena tersimpan sejumlah keistimewaan di dalamnya. Rasulullah semasa hidupnya kerap melaksanakan puasa Senin-Kamis.

Ibadah ini tidak hanya berdampak pada dimensi spiritual saja, tapi juga membawa manfaat pada kesehatan karena ada dua kali dalam satu minggu dimana kita mengistirahatkan lambung.

Selain itu, puasa Senin dan Kamis juga bisa menghapus dosa-dosa kecil apabila dilaksanakan dengan ikhlas karena Allah SWT.

Puasa Senin-Kamis dapat dilaksanakan pada bulan Syaban ini mengingat sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan. Dengan melaksanakannya, kita akan berlatih mempersiapkan diri untuk menyambut datangnya bulan penuh berkah dan ampunan.

Apa itu Puasa Senin-Kamis?

Puasa Senin-Kamis adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada hari Senin dan Kamis. Ibadah ini termasuk puasa yang dianjurkan, dan bersumber pada dasar kuat hadis Nabi Muhammad.

Dilansir dari NU Online, terdapat beberapa keistimewaan dari ibadah puasa Senin-Kamis. Berikut penjelasan singkatnya:

Hari Penyetoran Amal Manusia

Hari Senin dan Kamis disunnahkan berpuasa karena merupakan hari penyetoran catatan amal manusia.

Syekh Sulaiman al-Bujairami dalam kitab Hasyiyah al-Bujairami ‘Alal Khotib mengatakan bahwa amalan manusia dicatat oleh malaikat sebanyak dua kali dalam satu hari. Yaitu pada waktu siang dan malam hari.

Catatan amalan manusia kemudian disetorkan oleh malaikat kepada Allah setiap minggu sebanyak dua kali, yaitu pada hari Senin dan Kamis.

Rasulullah sangat senang melaksanakan ibadah puasa setiap kali catatan amalnya disetorkan. Maka dari itu, Rasulullah kerap berpuasa pada hari Senin dan Kamis.

Dalam sebuah hadis riwayat HR Tirmidzi, Rasulullah bersabda:

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

Artinya, “Amal perbuatan manusia akan disampaikan pada setiap hari Kamis dan Senin. Maka aku ingin amalku diserahkan saat aku berpuasa."

Pintu Surga Dibuka di Hari Senin dan Kamis

Hari Senin dan Kamis juga termasuk hari yang sangat baik karena pada kedua hari tersebut Allah membuka pintu-pintu surga. Dalam hadis riwayat HR Muslim, Rasulullah bersabda:

Editor: Abdul Rahman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore