Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Februari 2026, 23.40 WIB

Mau Qadha Puasa Ramadhan? Berikut Niatnya lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Ilustrasi Qadha Puasa Ramadhan (Freepik) - Image

Ilustrasi Qadha Puasa Ramadhan (Freepik)

JawaPos.com - Ibadah puasa Ramadhan hukumnya wajib ditunaikan selama satu bulan penuh oleh umat Islam. Apabila ada satu hari saja yang ditinggalkan karena sakit atau alasan lain, maka puasa tersebut harus diganti (qadha) pada hari lain di luar bulan Ramadhan.

Melakukan qadha puasa Ramadhan tahun lalu wajib dilakukan sebelum puasa Ramadhan tahun ini tiba. Karena jika tidak, maka akan berakibat dosa dan ibadah puasa Ramadhan yang ditinggalkan tetap wajib diganti dan ditambahkan dengan denda.

Mengingat bulan Ramadhan 2026 kini tinggal menghitung hari, maka sebaiknya segera dilaksanakan qadha puasa bagi yang sempat bolong puasanya pada bulan suci Ramadhan tahun lalu.

Berbeda dengan puasa sunnah, niat qadha puasa Ramadhan harus dilakukan pada malam hari, menurut keyakinan dalam Mazhab Syafi’i.

Dilansir dari NU Online, kewajiban melakukan niat pada malam hari untuk qadha puasa diterangkan Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dalam Hasyiyatul Iqna’.

ويشترط لفرض الصوم من رمضان أو غيره كقضاء أو نذر التبييت وهو إيقاع النية ليلا لقوله صلى الله عليه وسلم: من لم يبيت النية قبل الفجر فلا صيام له. ولا بد من التبييت لكل يوم لظاهر الخبر.


Artinya, “Disyaratkan memasang niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Syarat ini berdasar pada hadits Rasulullah SAW. ‘Siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tidak puasa baginya.’ Karenanya, tidak ada jalan lain kecuali berniat puasa setiap hari berdasar pada redaksi zahir hadits.”

Bagi yang bingung atau lupa dengan niat qadha puasa Ramadhan, berikut lafal niatnya lengkap dalam bahasa Arab, latin, dan artinya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى


Latin:

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:

“Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.”

Perlu diketahui bahwa niat puasa Ramadhan di atas tidak wajib dilakukan ketiganya. Niat puasa bisa dilakukan dalam bahasa Arab, Indonesia, ataupun dalam bahasa daerah.

Niat itu letaknya di dalam hati. Sebaiknya membaca redaksi niat terlebih dahulu melalui lisan untuk tujuan membimbing dan mengarahkan hati. Baru setelah itu, melakukan niat puasa di dalam hati.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore