Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 November 2022 | 19.11 WIB

Kacaukan Infrastruktur Ukraina, Rusia Disebut Lakukan Genosida

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Baru-baru ini Rusia disebut menyerang infrastruktur energi Ukraina hingga membuat aliran listrik di negara itu terputus. Rakyat Ukraina sulit mendapatkan listrik dan menjalani kehidupuan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengecam perbuatan itu. Ia menilai Rusia sudah melakukan genosida.

"Sama dengan genosida," kata seorang pejabat tinggi Ukraina seperti dilansir dari BBC, Senin (28/11).

"Serangan terhadap fasilitas utama menargetkan sepenuhnya negara Ukraina dan merupakan upaya untuk memaksa Kyiv menyerah," kata jaksa agung Ukraina kepada BBC.

Istilah genosida mengacu pada upaya untuk memusnahkan sekelompok orang. Rusia menyangkal memiliki tujuan seperti itu.

Jutaan orang di seluruh Ukraina menghadapi pemadaman listrik dalam cuaca beku, menyusul serangan Rusia yang berkelanjutan. Upaya sedang dilakukan untuk menghubungkan kembali rumah-rumah yang terputus dari aliran listrik.

Apa itu genosida?


Menurut definisi yang diberikan oleh Konvensi Genosida PBB, genosida menghancurkan seluruhnya atau sebagian, kelompok bangsa, etnis, ras atau agama. Di antara perbuatan-perbuatan yang memenuhi syarat adalah membunuh atau menyebabkan kerugian serius terhadap anggota kelompok itu.

Dalam wawancaranya dengan BBC, Jaksa Agung Ukraina Andriy Kostin mengatakan bahwa, selain serangan terhadap jaringan energi, 11 ribu anak Ukraina telah dideportasi secara paksa ke Rusia. Kostin mengatakan kantornya sedang menyelidiki laporan lebih dari 49 ribu kejahatan perang dan kejahatan agresi sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh pada 24 Februari.

Sementara itu, polisi mengatakan 32 warga sipil tewas akibat serangan di Kherson sejak pasukan Rusia meninggalkan kota selatan itu awal bulan ini. Dalam perkembangan lain, kepala perusahaan nuklir negara Ukraina Energoatom mengatakan ada sinyal tentara Moskow bersiap untuk meninggalkan pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia. Kedua belah pihak menuduh satu sama lain menembaki situs tersebut.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore