Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Rian Alfianto
Jumat, 6 November 2026 | 14.26 WIB

Masih Panas, Perancis Siaga Hadapi Demo Besar dan Siapkan 70 Ribu Personel Polisi

Warga ikut serta dalam demonstrasi di Marseille, Prancis. Serikat pekerja menyerukan hari protes nasional terhadap kebijakan pemerintah. (Guillaume Horcajuelo/EPA via Al Jazeera). - Image

Warga ikut serta dalam demonstrasi di Marseille, Prancis. Serikat pekerja menyerukan hari protes nasional terhadap kebijakan pemerintah. (Guillaume Horcajuelo/EPA via Al Jazeera).

JawaPos.com - Perancis masih panas dengan rangkaian aksi demonstrasinya dan bersiap menghadapi gelombang demonstrasi besar setelah hingga 780 ribu orang diperkirakan turun ke jalan untuk memprotes tingginya biaya hidup akhir pekan ini.

Pemerintah mengerahkan 70 ribu personel polisi dan gendarmerie untuk mengamankan aksi yang melibatkan buruh, pegawai negeri, mahasiswa hingga kelompok rompi kuning (Yellow Vests).

Aksi tersebut dipicu tuntutan kenaikan upah dan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat di tengah tekanan biaya hidup. Demonstrasi diperkirakan berlangsung di berbagai wilayah Perancis, dengan konsentrasi massa terbesar berada di luar Paris.

Kelompok gabungan serikat pekerja memperkirakan jumlah demonstran di luar Paris mencapai 500 ribu hingga 700 ribu orang. Sementara itu, sekitar 40 ribu hingga 80 ribu orang diperkirakan mengikuti aksi di ibu kota.

Penyiar televisi Prancis BFMTV melaporkan gelombang protes ini juga akan melibatkan pekerja, pensiunan, serta pelajar sekolah menengah dan mahasiswa. Gerakan demonstrasi mahasiswa sendiri telah berlangsung sejak pertengahan September.

Besarnya jumlah massa membuat pemerintah meningkatkan pengamanan di sejumlah titik. Menteri Dalam Negeri Perancis Laurent Nunez mengatakan, pola pengamanan akan menggunakan pendekatan yang sama seperti ketika menghadapi demonstrasi pada 31 Oktober."Persiapan keamanan akan benar-benar sama," kata Nunez.

Sebanyak 70 ribu polisi dan gendarmerie disiapkan untuk mengawal jalannya demonstrasi. Aparat juga akan didukung 26 kendaraan lapis baja, sekitar 15 kendaraan meriam air, helikopter, serta drone. Sejumlah unit kepolisian khusus, termasuk BRI, RAID, dan GIGN, turut dikerahkan untuk mengantisipasi potensi kerusuhan.

Nunez mengatakan pengerahan personel dan peralatan tersebut bertujuan memastikan demonstran dapat menggunakan jalur yang aman. Pemerintah juga berupaya menghindari titik-titik sensitif, terutama kawasan pusat kota.

Pengamanan demonstrasi di Paris turut diwarnai perselisihan mengenai jalur pawai yang akan digunakan peserta aksi. Penyelenggara demonstrasi sebelumnya mengusulkan rute dari Place de la Bastille menuju Place de la Concorde, kawasan yang berada tidak jauh dari gedung Majelis Nasional Perancis.

Namun, kepolisian melarang penggunaan jalur tersebut dengan alasan meningkatnya ketegangan sosial dan kerusuhan yang terjadi di ibu kota pada 17 Oktober. Sebagai gantinya, kepolisian mengusulkan rute dari Place de la Republique menuju Place de la Nation.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore