Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Rian Alfianto
Selasa, 3 November 2026 | 04.18 WIB

Netanyahu Disebut Terus Tekan Donald Trump untuk Serang Iran dengan Nuklir

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump. (Sebastian Scheiner/AP)

JawaPos.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut terus menekan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, untuk menyerang Iran dengan senjata  nuklir. Informasi tersebut disampaikan komentator politik AS Tucker Carlson di tengah berlangsungnya upaya diplomasi Washington dan Teheran, untuk kembali ke meja perundingan.

Carlson memprediksi bahwa keputusan penggunaan senjata nuklir oleh AS berpotensi diambil dalam beberapa hari ke depan. Salah satu lokasi yang disebut menjadi target adalah Pickaxe Mountain, kawasan pegunungan di Iran tengah yang diduga menyimpan fasilitas pengayaan uranium bawah tanah.

Namun, tudingan Carlson tersebut belum disertai bukti independen yang dapat diverifikasi. Belum ada pula konfirmasi resmi dari Gedung Putih maupun pemerintah Israel mengenai dugaan tekanan Netanyahu untuk menggunakan senjata nuklir.

Dalam unggahan panjang di platform X pada Senin (2/11), Carlson menyebut Netanyahu terus mendorong pemerintahan Trump mengambil langkah militer yang lebih ekstrem terhadap Iran.

"Di bawah tekanan dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, administrasi Trump mungkin dalam beberapa hari setelah meluncurkan serangan nuklir terhadap Iran," tulis Carlson.

Dia juga mengutip sumber anonim yang diklaim mengetahui komunikasi kedua pemimpin tersebut.

"Bibi (Netanyahu) menelepon Trump tentang hal itu setiap hari," demikian kutipan sumber yang disampaikan Carlson, merujuk pada Netanyahu.

Pickaxe Mountain Disebut jadi Target Serangan

Salah satu poin utama dalam pernyataan Carlson adalah dugaan rencana serangan terhadap Pickaxe Mountain. Lokasi tersebut menjadi perhatian karena diduga berkaitan dengan aktivitas nuklir Iran yang berlangsung di fasilitas bawah tanah.

Carlson berpendapat, persenjataan konvensional AS tidak cukup kuat untuk menembus lapisan granit pegunungan tersebut dan mencapai terowongan bawah tanah yang diduga digunakan untuk aktivitas pengayaan uranium.

Pernyataan itu sejalan dengan perhatian Trump terhadap lokasi tersebut. Dalam pernyataan sebelumnya, Trump juga secara terbuka menyebut Pickaxe Mountain sebagai salah satu fasilitas yang perlu ditangani AS.

"Kita bisa melakukannya dalam 10 menit. Kami memiliki rencana itu. Anda bisa melihat Gunung Pickaxe. Kita perlu mengurus itu. Kita bisa melakukannya dengan sangat cepat," kata Trump terpisah melansir Times of India.

Meski demikian, pernyataan Trump tersebut tidak secara eksplisit menyebut penggunaan senjata nuklir. Karena itu, klaim Carlson mengenai kemungkinan serangan nuklir perlu dibedakan dari pernyataan resmi Presiden AS.

Netanyahu Disebut Membutuhkan Perang untuk Mempertahankan Kekuasaan

Carlson juga mengaitkan dugaan desakan Netanyahu dengan situasi politik dalam negeri Israel setelah pemilihan umum pekan lalu.

Menurut Carlson, posisi politik Netanyahu disebut semakin sulit. Dia mengklaim Netanyahu berpotensi kesulitan membentuk pemerintahan tanpa campur tangan langsung Trump.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore