
Ilustrasi kereta cepat di Spanyol alami kecelakaan fatal pada Rabu (28/10) waktu setempat. (Apa).
JawaPos.com - Jumlah korban tewas dalam tabrakan dua kereta cepat di Spanyol melonjak menjadi sedikitnya 68 orang pada Rabu (28/10). Tragedi di wilayah Toledo, selatan Madrid, itu kini menjadi kecelakaan kereta paling mematikan di Spanyol sejak 2013.
Pemerintah mulai menyoroti keputusan pusat kendali perjalanan kereta setelah gangguan sistem komputer diduga memicu rangkaian kejadian yang berujung pada tabrakan.
Meski demikian, penyebab dan tanggung jawab akhir dalam kecelakaan tersebut masih harus dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut. Demikian mengutip BBC.
Kecelakaan melibatkan kereta cepat AVE milik operator Renfe dan kereta Iryo. Pihak Iryo menyatakan rangkaian keretanya ditabrak dari belakang oleh kereta Renfe.
Lebih dari 500 penumpang berada di dalam kedua kereta ketika kecelakaan terjadi.
Petugas masih melakukan penanganan di lokasi, sementara jumlah korban luka dan kondisi seluruh penumpang terus didata. Laporan media internasional menyebut puluhan orang juga dirawat di rumah sakit.
Gangguan Komputer Diduga Berujung pada Tabrakan
Menteri Transportasi Oscar Puente menjelaskan, gangguan komputer menyebabkan sistem persinyalan dan pengamanan kereta mengalami masalah. Akibatnya, sejumlah kereta di jalur tersebut sempat berhenti.
Dalam situasi itu, pusat kendali di Stasiun Atocha, Madrid, mengizinkan kereta AVE milik Renfe kembali berjalan. Namun, menurut penjelasan awal pemerintah, kereta Iryo di depannya masih berada di jalur yang sama.
Puente menilai keputusan untuk melanjutkan perjalanan tanpa pembatasan kecepatan tersebut sebagai hal yang tidak dapat dijelaskan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022