
Bentrokan kekerasan, kebakaran dan penjarahan merusak demonstrasi di seluruh Prancis pada 17 Oktober 2026, ketika ratusan ribu orang berbaris melawan kenaikan biaya hidup dan kondisi buruk di sekolah-sekolah. (Dialihkan dari Stephanie Lecocq/Reuters)
JawaPos.com - Presiden Emmanuel Macron menilai pihaknya saat ini belum perlu menyatakan keadaan darurat, meski dilanda protes besar-besaran di Prancis. Menurut Macron, pihaknya akan melakukan penegak hukum yang tegas dalam memulihkan ketertiban umum dan keamanan.
"Saat ini belum diperlukan penetapan keadaan darurat," kata Macron dilansir dari Antara, Kamis (22/10).
Ia membenarkan langkah tersebut dapat dilakukan apabila diperlukan. "Akan tetapi, tujuan kami adalah untuk memulihkan ketenangan," kata dia.
"Untuk mencapainya, kami akan bertindak secara tegas dan mengambil langkah yang diperlukan untuk memulihkan situasi," ucapnya.
Presiden Prancis juga mengaku tidak melihat ada tanda-tanda campur tangan asing dalam protes tersebut.
Namun, Macron menyebut telah terjadi manipulasi informasi tenteng protes tersebut, sehingga memicu respons-respons yang tak dapat diterima dari banyak orang, bahkan dari pemimpin asing.
Pada Sabtu, unjuk rasa besar-besaran soal biaya hidup dan ambruknya kualitas pendidikan berubah menjadi bentrokan dengan petugas kepolisian di sejumlah kota di Prancis.
Para perusuh membakar balai kota bersejarah di Kota Limoges. Gedung-gedung pusat pemerintahan di Marseille dan sejumlah kota lainnya juga diserang.
Di Paris dan Marseille, perusuh merusak toko-toko dan menjarah barang-barang dari toko butik mewah yang terkenal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022