
New Yalu River Bridge, dirancang untuk menghubungkan Dandong New Zone Tiongkok dan Sinuiju Korea Utara, seperti yang terlihat dari Tiongkok pada 5 Oktober 2026. (Mandy Leong/Reuters)
JawaPos.com - Jembatan Sungai Yalu Baru yang menghubungkan Tiongkok dan Korea Utara akhirnya akan dibuka untuk lalu lintas, setelah tertunda selama bertahun-tahun. Infrastruktur yang rampung di sisi Tiongkok sejak 2014 itu diharapkan memperlancar perdagangan lintas perbatasan, sekaligus menandai upaya kedua negara memperkuat kembali hubungan ekonomi.
Kantor berita pemerintah Tiongkok, Xinhua, melaporkan pembukaan jembatan tersebut setelah proses pembangunannya terkatung-katung akibat memburuknya hubungan Beijing dan Pyongyang. Meski Tiongkok telah menyelesaikan bagian jembatannya lebih dari satu dekade lalu, Korea Utara membiarkan pembangunan di sisi wilayahnya tidak rampung selama bertahun-tahun.
Penundaan itu tidak lepas dari ketegangan diplomatik kedua negara. Hubungan Tiongkok dan Korea Utara memburuk setelah Beijing mendukung sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Pyongyang menyusul uji coba nuklir yang dilakukan negara tersebut.
Kini, pembukaan jembatan itu berpotensi memperkuat konektivitas perdagangan kedua negara di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi dan perubahan peta hubungan diplomatik di Asia Timur.
Rencana pembukaan Jembatan Sungai Yalu Baru berlangsung ketika hubungan perdagangan Tiongkok dan Korea Utara menunjukkan perkembangan positif.
Ekspor Tiongkok ke Korea Utara mencapai USD 2,3 miliar pada 2025. Nilai tersebut menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir, sekaligus meningkat 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka itu memperlihatkan pentingnya Tiongkok bagi perekonomian Korea Utara. Dengan beroperasinya jembatan baru, distribusi barang lintas perbatasan berpotensi menjadi lebih mudah, meskipun besarnya dampak terhadap perdagangan masih bergantung pada aktivitas ekonomi dan kebijakan kedua negara.
Hubungan politik keduanya juga menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Presiden Tiongkok Xi Jinping mengunjungi Pyongyang pada Juni 2026, untuk pertama kalinya sejak 2019.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022