Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 September 2026 | 17.18 WIB

Pawai Tentara Iran Seret Peti Mati Trump dan Netanyahu, Pesan Keras untuk AS-Israel

Unjuk rasa hari Jumat adalah upaya terbaru pemerintah Iran dalam menekankan persatuan nasional. (Gambar: Morteza Nikoubazl/NurPhoto/Shutterstock) - Image

Unjuk rasa hari Jumat adalah upaya terbaru pemerintah Iran dalam menekankan persatuan nasional. (Gambar: Morteza Nikoubazl/NurPhoto/Shutterstock)

JawaPos.com - Tentara Iran menggelar pawai di Teheran dengan membawa dua peti mati simbolis bergambar Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Aksi tersebut menjadi bagian dari unjuk kekuatan Iran di tengah ancaman konflik baru dengan AS dan Israel.

Dua peti mati tersebut dibawa anggota bersenjata Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam pawai pada Jumat. Masing-masing peti mati diberi nama dan gambar Trump serta Netanyahu, kemudian ditutup dengan bendera Amerika Serikat dan Israel.

Aksi itu sekaligus memperlihatkan bagaimana pemerintah Iran menggunakan pawai militer dan simbol perlawanan untuk menunjukkan sikapnya menghadapi kemungkinan perang baru.

Peti Mati Trump dan Netanyahu Dibawa dalam Pawai

Menurut Korps Mohammad Rasulullah Raya Teheran, pawai tersebut merupakan demonstrasi kekuatan militer dan kemampuan pertahanan Iran untuk menghadapi kemungkinan konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Sejumlah peserta bahkan menginjak-injak bendera AS dan Israel. Massa juga meneriakkan slogan 'Death to America' dan 'Death to Israel' selama aksi berlangsung.

Pawai digelar ketika Iran menghadapi tekanan ekonomi yang semakin berat akibat sanksi baru Amerika Serikat dan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Pada hari yang sama, Iran juga mengklaim telah terjadi serangan lain terhadap sebuah kapal tanker di Selat Hormuz. Jalur pelayaran strategis tersebut menjadi salah satu titik penting dalam konflik Iran dan lawan-lawannya.

Iran Kerahkan Relawan untuk Latihan Militer

Selain pawai, Teheran juga menunjukkan upaya memperkuat pertahanan dengan merekrut warga untuk mengikuti pelatihan militer terbatas.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore