
SAWAH KERING: Fenomena El Nino berdampak rendahnya curah hujan hingga mengakibatkan kekeringan. (NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN)
JawaPos.com - Dunia akan mengalami penurunan cadangan air tawar di daratan bumi pada tahun ini. Sebanyak 42 persen wilayah mengalami kekurangan air menurut laporan terbaru dari Organisasi Meteorologi Dunia (WMO).
Dikutip dari Sputnik tahun ini akan menjadi tahun terkering dalam 35 tahun terakhir. Aliran debit sungai rendah di mana hampir dua per tiga daerah aliran sungai memiliki ketinggian air di bawah kondisi normal sepanjang tahun itu.
Tahun ini juga akan menjadi tahun keempat berturut-turut di mana terjadi penurunan massa gletser dalam skala besar. Hal itu menimbulkan risiko jangka pendek, seperti banjir, serta masalah jangka panjang terkait ketersediaan air.
Dalam lima tahun terakhir, banjir dan kekeringan dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya terjadi di berbagai wilayah dunia. Asia dan Afrika menyumbang sedikitnya separuh dari seluruh bencana terkait air serta 80 persen lebih korban jiwa yang tercatat akibat bencana tersebut, menurut WMO.
WMO pun menekankan pentingnya negara-negara mempersiapkan diri dalam menghadapi kenyataan baru berupa kelangkaan air, sekaligus menekankan pentingnya pertukaran data dalam kondisi seperti itu. Organisasi tersebut juga menyoroti perlunya sistem peringatan dini bencana yang terintegrasi untuk membantu negara menghadapi risiko terkait air secara lebih efektif.
WMO menilai pentingnya kerja sama internasional karena kondisi ketersediaan air berbeda-beda antar-wilayah dan perubahan tersebut dapat berdampak terhadap masyarakat, lingkungan, serta perekonomian.
WMO memperingatkan peningkatan polusi akibat kebakaran hutan dan gelombang panas berisiko menghambat upaya global memperbaiki kualitas udara serta melindungi kesehatan manusia dan ekosistem.
Dalam Buletin Tahunan Kualitas Udara dan Iklim, Senin, badan PBB tersebut menyoroti keterkaitan erat antara perubahan iklim dan polusi udara serta menyerukan kebijakan terpadu untuk menangani kedua masalah tersebut.
Menurut laporan itu, kejadian ekstrem berupa asap kebakaran telah meningkat tiga kali lipat secara global sejak tahun 1990-an.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022