
Ilustrasi: Kehancuran di Tepi Barat, Gaza, Palestina. Menlu AS Marco Rubio mengecam negara-negara eropa yang mau mengakui Negara Palestina. (Jehad Alshraf/AP Photo)
JawaPos.com - PBB mengecam pembunuhan terhadap dua warga sipil Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya kekerasan oleh pihak pendudukan, sekaligus menyoroti memburuknya kondisi kemanusiaan di Gaza.
Juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Stephane Dujarric mengatakan pembunuhan terhadap Omar al-Naasan (19) dan Khalil Shehada (16) di Desa Al-Mughayyir merupakan peristiwa mengejutkan.
"PBB mengecam pembunuhan warga sipil, khususnya warga sipil Palestina, ini," kata Dujarric kepada wartawan, dilansir dari Antara, Jumat (4/9).
PBB juga menyampaikan keprihatinan sangat mendalam atas berlanjutnya kekerasan oleh pihak-pihak yang menduduki, yang bertindak semena-mena dalam serangan terhadap warga sipil, harta benda, dan cara hidup warga Palestina, kata Dujarric.
Dujarric mengatakan otoritas Israel harus mengambil tindakan untuk mencegah kekerasan lebih lanjut dan meminta pertanggungjawaban pihak yang terlibat.
"Sudah menjadi tanggung jawab otoritas Israel untuk melakukan apa yang harus mereka lakukan guna memenuhi kewajibannya dan meminta pertanggungjawaban orang-orang yang terlibat atas kekerasan ini," tegasnya.
Terkait Gaza, Dujarric mengatakan tim dari PBB telah mengumpulkan ratusan paket bantuan kemanusiaan dari pos perbatasan Kerem Shalom, yang berisi popok dewasa, tas sekolah, serta makanan untuk bayi dan anak-anak.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan sejak Oktober 2023, PBB dan mitranya telah mendukung evakuasi medis terhadap lebih dari 13.000 pasien dari Gaza, termasuk 6.000 lebih anak-anak.
Namun demikian, ribuan pasien masih sangat memerlukan perawatan medis khusus yang tidak tersedia di Gaza.
Dujarric mengatakan WHO mendesak agar jalur rujukan di Tepi Barat segera dibuka kembali, termasuk akses ke rumah sakit di Yerusalem Timur; sementara ambulans dan peralatan medis yang saat ini dilarang masuk ke Gaza harus diizinkan masuk.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022