
Ilustrasi jaringan 6G yang diproyeksikan menjadi fondasi konektivitas dan industri digital generasi berikutnya / Foto: (Global Times)
JawaPos.com — Tiongkok mempercepat pengembangan jaringan komunikasi seluler generasi keenam atau 6G dengan target menyiapkan komersialisasinya sebelum 2030. Langkah ini bukan sekadar peningkatan teknologi telekomunikasi, melainkan bagian dari strategi Beijing membangun fondasi industri baru yang menggabungkan konektivitas berkecepatan sangat tinggi, kecerdasan buatan (AI), robotika, dan komputasi.
Rencana tersebut ditempatkan dalam agenda industrialisasi baru untuk lima tahun ke depan. Pemerintah Tiongkok memasukkan 6G bersama komputasi kuantum, bio-manufaktur, energi hidrogen dan fusi, antarmuka otak-komputer (BCI), serta AI berwujud sebagai calon penggerak pertumbuhan ekonomi. Kombinasi 6G dan AI diproyeksikan mendukung pabrik pintar, kendaraan otonom, serta bentuk baru ekonomi digital.
Dilansir dari Global Times, Jumat (28/8/2026), Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) menyatakan Tiongkok akan memperkuat riset dan pengembangan 6G sekaligus membangun ekosistem industri yang matang.
Wakil Menteri MIIT Xin Guobin mengatakan, “Tiongkok juga akan mempercepat pembangunan jaringan telekomunikasi dan jaringan daya komputasi generasi berikutnya, memperluas penerapan 5G dan internet industri dalam skala besar di sektor-sektor industri utama, serta memperkuat keamanan jaringan seluler dan keamanan data di dunia maya.”
Selanjutnya, pejabat MIIT Liu Yulin mengatakan lima tahun mendatang akan diarahkan untuk mencapai terobosan teknologi 6G, termasuk penyusunan standar, sekaligus membentuk ekosistem industri yang dapat menjadi dasar penggunaan komersial. Anggota Komite Ahli MIIT Pan Helin menilai 6G juga dapat mendorong pembaruan teknologi di kalangan produsen perangkat dan mempertahankan posisi Tiongkok dalam komunikasi digital.
Secara teknis, 6G tidak hanya berarti kecepatan yang lebih tinggi. Pengembangannya mencakup komunikasi terahertz, integrasi komunikasi dan penginderaan, jaringan yang menghubungkan ruang, udara, darat, dan laut, serta jaringan yang sejak awal dirancang berbasis AI. Teknologi tambahan seperti permukaan cerdas yang dapat dikonfigurasi ulang dan komunikasi semantik juga tengah dipertimbangkan.
Pada saat yang sama, Beijing memperluas sasaran ke industri penopang baru selama Rencana Lima Tahun ke-15 2026–2030. Sektor yang diprioritaskan meliputi semikonduktor, kedirgantaraan, biomedis, ekonomi ketinggian rendah, penyimpanan energi baru, dan robot cerdas. Dengan demikian, 6G ditempatkan sebagai bagian dari perubahan struktur industri, bukan berdiri sendiri sebagai proyek jaringan telekomunikasi.
Untuk AI, Xin mengatakan teknologi tersebut telah menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan hampir 200 standar utama AI telah dikembangkan. Dari sisi pasokan, pemerintah akan mendukung riset cip pelatihan kelas atas dan algoritma multimodal, mengembangkan kecerdasan yang terinspirasi otak serta model AI yang dapat mensimulasikan lingkungan dan memperkirakan kejadian berikutnya. Terminal cerdas seperti robot humanoid dan BCI juga akan terus dikembangkan.
Dari sisi penerapan, Xin menegaskan, “Fokus di sisi aplikasi adalah pada skenario industri bernilai tinggi, dengan mengembangkan solusi yang ringan, berbiaya rendah, dan mudah diterapkan sehingga perusahaan dapat mengadopsi AI secara efektif.” Pemerintah juga mendorong penerapan melalui skema “5G+”, “AI+”, “robot+”, “internet industri+”, dan “BeiDou+” agar teknologi baru bergerak dari tahap riset menuju penggunaan nyata.
Pandangan tersebut sejalan dengan laporan South China Morning Post yang menyebut 6G sebagai prioritas dalam strategi teknologi hingga 2030. Xin mengatakan, “Kami akan berfokus pada pengembangan kekuatan produktif baru yang berkualitas dan mengintegrasikan inovasi teknologi serta industri untuk mendorong pembangunan berkualitas tinggi.”
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
