Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Agustus 2026 | 04.49 WIB

Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 31 Orang, Ratusan Turis Dilaporkan Hilang 

Hampir 300 warga negara asing dilaporkan hilang setelah banjir bandang di Nepal. (AP: Niranjan Shrestha) - Image

Hampir 300 warga negara asing dilaporkan hilang setelah banjir bandang di Nepal. (AP: Niranjan Shrestha)

JawaPos.com - Banjir bandang dan longsor dahsyat terjadi di perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8) waktu setempat, menewaskan sedikitnya 31 orang dan membuat ratusan orang hilang. Sebagian besar korban hilang diduga merupakan wisatawan dan peziarah, termasuk lebih dari 100 warga India serta 12 warga Inggris.

Bencana terjadi setelah aliran air, lumpur, dan material longsoran menerjang kawasan perbatasan Nepal-Tibet. Rumah, jalan, jembatan hingga fasilitas pembangkit listrik tersapu derasnya banjir.

Otoritas Nepal melaporkan sedikitnya 384 wisatawan masih dinyatakan hilang. Dari jumlah tersebut, 291 orang diketahui berasal dari sejumlah negara, termasuk India, Amerika Serikat, Inggris dan Malaysia.

Dewan Pariwisata Nepal menyebut mayoritas wisatawan yang belum ditemukan kemungkinan merupakan warga India dan diaspora India yang sedang melakukan perjalanan ziarah menuju Gunung Kailash di Tibet, salah satu situs suci bagi umat Hindu.

Diduga Dipicu Gempa dan Longsoran Es-Batu

Banjir bandang diduga bermula dari gempa yang memicu longsoran es dan batu. Material tersebut kemudian menyebabkan lonjakan aliran air secara tiba-tiba di Sungai Lhende Khola, anak Sungai Bhote Koshi yang mengalir di kawasan perbatasan Nepal dan Tiongkok.

Menteri Luar Negeri Nepal mengatakan rangkaian bencana tersebut kemungkinan dipicu oleh gempa yang menyebabkan longsoran hingga membendung aliran sungai.

Kondisi tersebut membuat ancaman belum berakhir. Pejabat setempat memperingatkan banjir berpotensi memburuk karena aliran sungai masih terhambat di bagian hulu.

Otoritas Nepal pun mengeluarkan peringatan kepada masyarakat di sejumlah distrik agar menjauh dari Sungai Bhote Koshi, Trishuli dan Narayani.

Ratusan Orang Masih Hilang

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore