Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Agustus 2026 | 03.37 WIB

Senator AS Bernie Sanders Desak Silicon Valley 'Jeda' Pengembangan AI demi Kepentingan Umat Manusia

Senator Bernie Sanders berbicara di hadapan massa dalam Konvensi Partai Demokrat Texas di Hilliard Center, Corpus Christi, Texas, AS (Fortune) - Image

Senator Bernie Sanders berbicara di hadapan massa dalam Konvensi Partai Demokrat Texas di Hilliard Center, Corpus Christi, Texas, AS (Fortune)

JawaPos.com - Tekanan politik terhadap raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) memasuki fase baru setelah Senator AS Bernie Sanders mendesak Meta, OpenAI, dan Anthropic menghentikan sementara pengembangan kecerdasan buatan (AI). 

Sanders menilai kemampuan model AI telah mencapai tingkat risiko kritis, sementara perusahaan terus mengembangkan teknologi yang, menurutnya, semakin sulit dipahami, diprediksi, dan dikendalikan manusia.

Dalam surat kepada CEO OpenAI Sam Altman, CEO Anthropic Dario Amodei, dan CEO Meta Mark Zuckerberg, Sanders mengingatkan bahwa Senat AS dapat mengambil langkah jika perusahaan tidak memperlambat pengembangan.

"Jika Anda tidak mengambil tindakan yang tepat sekarang, saya dan rekan-rekan saya di Senat AS akan bertindak," tulis Sanders. Surat tersebut pertama kali dilaporkan Axios.

Dilansir dari The Guardian, Senin (10/8/2026), Sanders meminta ketiga perusahaan menepati komitmen keselamatan yang pernah mereka sampaikan.

"Tuan Altman, Tuan Amodei dan Tuan Zuckerberg: Demi kepentingan umat manusia, tepati kata-kata Anda. Hentikan sementara pengembangan AI. Belum terlambat untuk menghindari bencana. Berhentilah membangun mesin yang tidak dapat dikendalikan manusia," tulisnya.

Seruan itu muncul setelah Sanders menyoroti laporan bahwa AI telah digunakan untuk mengembangkan virus baru. Jika teknologi tersebut jatuh ke "tangan yang salah", dia memperingatkan, kemampuan itu dapat "mengarah pada senjata biologis baru yang mengakibatkan kematian puluhan juta orang."

Dia juga menyinggung kasus Meta, OpenAI, dan Anthropic yang mengakui modelnya meretas server perusahaan lain sebagai sinyal bahaya makin nyata.

Sanders mengutip ilmuwan AI Yoshua Bengio yang menilai insiden tersebut "seharusnya menjadi peringatan bagi kita semua untuk bangun dan waspada", dia menyatakan setuju dengan penilaian tersebut.

Editor: Candra Mega Sari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore