
KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR-332) singgah di Dermaga Samla Satuan Kapal Patroli Lantamal VIII Bitung setelah Latma Rimpac Tahun 2022. (ANTARA/HO-Dispen Lantamal VIII)
JawaPos.com - Taiwan mengecam latihan angkatan laut Tiongkok dan Indonesia di perairan sebelah timur Taiwan. Namun, TNI Angkatan Laut (AL) menegaskan latihan tersebut tidak berorientasi tempur dan merupakan bagian dari kerja sama serta hubungan baik antarnegara.
Seperti dilansir Kyodo, Kamis (13/8), Kementerian Luar Negeri Taiwan menyebut latihan tersebut sebagai tindakan "sewenang-wenang dan tidak bertanggung jawab" yang berpotensi meningkatkan ketegangan di kawasan.
Kementerian tersebut menuduh Beijing melakukan tindakan sepihak yang provokatif dan dapat menciptakan ketidakstabilan serta ancaman bagi kawasan.
Militer Tiongkok kemudian mengonfirmasi bahwa latihan bersama dengan Indonesia memang berlangsung di dekat Taiwan pada Rabu.
Dalam latihan tersebut, kapal fregat angkatan laut Tiongkok dan Indonesia melakukan latihan komunikasi serta pengisian ulang logistik di laut. Menurut Kementerian Pertahanan Tiongkok, kegiatan itu bertujuan meningkatkan kemampuan operasi bersama dan memperdalam kerja sama praktis kedua negara.
TNI AL sebelumnya menyatakan fregat KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dijadwalkan melakukan passing exercise dengan sejumlah negara dalam perjalanan pulang dari Vladivostok, Rusia. TNI AL menegaskan latihan tersebut "tidak berorientasi tempur."
Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama Tunggul mengatakan latihan semacam itu merupakan bagian dari hubungan baik antarnegara dan bentuk kerja sama yang saling menguntungkan dalam diplomasi Indonesia.
Sementara itu, Asisten Deputi Kepala Staf Umum Taiwan untuk intelijen, Wu Tien-jen, mengatakan di parlemen bahwa kapal perang Indonesia yang disebut Beijing ikut dalam latihan tersebut sebenarnya menjalankan kegiatan dengan sejumlah negara lain dan tidak secara khusus menuju latihan bersama angkatan laut Tiongkok.
Menurut Wu, latihan tersebut tidak memberikan dampak langsung terhadap Taiwan dari sisi militer. Namun, ia menilai kegiatan itu tetap memiliki "signifikansi geopolitik."
Taiwan semakin meningkatkan perhatian terhadap aktivitas maritim Tiongkok di sekitar wilayahnya. Beijing mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan operasi maritim di perairan sebelah timur pulau tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
