
Pasukan UNIFIL dan tentara Lebanon berjaga di sebuah pos pemeriksaan di Naqoura, dekat perbatasan Lebanon-Israel, di Lebanon selatan. (Aziz Taher/Reuters)
JawaPos.com - Presiden Lebanon Joseph Aoun menegaskan negaranya tidak akan menerima keberadaan pasukan Israel di wilayah Lebanon dan akan terus mendorong penarikan penuh pasukan tersebut. Menurut Aoun, tidak boleh ada satu inci pun wilayah Lebanon yang tetap diduduki Israel.
"Pada akhirnya, kami tidak akan membiarkan Israel tetap berada, bahkan satu inci pun di tanah kami, atau membiarkan satu pun tentara Israel tetap berada di wilayah kami," kata Aoun saat bertemu dengan delegasi Maronite Foundation in the World pada Selasa (11/8), seperti dikutip kantor kepresidenan Lebanon.
Pernyataan tersebut muncul ketika Lebanon dan Israel masih melanjutkan pembahasan mengenai penerapan perjanjian kerangka kerja yang ditandatangani pada Juni lalu. Di tengah proses diplomasi itu, serangan Israel ke wilayah Lebanon dilaporkan masih berlangsung hampir setiap hari.
Aoun mengatakan rakyat Lebanon memiliki kesepakatan mengenai tujuan utama yang hendak dicapai melalui perundingan dengan Israel.
Tiga agenda tersebut adalah penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon, pemulangan para tawanan, serta rekonstruksi wilayah yang mengalami kehancuran akibat konflik.
Menurut Aoun, perkembangan dalam perundingan saat ini menunjukkan kemajuan. Ia bahkan menilai jalur diplomasi memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan konsekuensi perang yang sebelumnya menghancurkan banyak wilayah Lebanon.
Ia juga menyebut penandatanganan perjanjian kerangka kerja telah berkontribusi terhadap penurunan jumlah serangan Israel. Kondisi itu, menurutnya, turut membuka ruang bagi semakin banyak warga Lebanon untuk kembali ke tanah air mereka selama musim panas.
Meski demikian, situasi di lapangan belum sepenuhnya mencerminkan tujuan diplomasi tersebut.
Israel masih mempertahankan kehadiran militernya di Lebanon selatan. Serangan juga masih terjadi hampir setiap hari, sementara keberadaan pasukan Israel membuat sebagian besar penduduk di wilayah tersebut terpaksa meninggalkan rumah mereka.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
