Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Agustus 2026 | 02.17 WIB

Iran Segera Gabung Bank BRICS, Bidik Transaksi Tanpa Dolar

Ilustrasi bendera Iran, di tengah gencatan senjata antara AS dan Iran, di Teheran, Iran. (via Reuters). - Image

Ilustrasi bendera Iran, di tengah gencatan senjata antara AS dan Iran, di Teheran, Iran. (via Reuters).

JawaPos.com - Iran segera bergabung dengan New Development Bank (NDB), bank pembangunan milik kelompok BRICS. Langkah ini memperkuat upaya Teheran mencari jalur pembiayaan dan transaksi alternatif di tengah tekanan sanksi Amerika Serikat serta konflik dengan AS dan Israel.

Gubernur Bank Sentral Iran Abdolnaser Hemmati menyampaikan rencana tersebut menjelang pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral BRICS di India, Rabu.

"Hasil terpenting dari kerja sama di antara negara-negara anggota BRICS adalah pembentukan Bank Pembangunan Baru, dan negara kita akan segera menjadi anggota bank ini," kata Hemmati, seperti dikutip media pemerintah Iran.

Bagi Iran, keanggotaan NDB bukan sekadar memperluas hubungan ekonomi. Bergabung dengan lembaga keuangan yang dibentuk BRICS dapat membuka akses terhadap sumber pembiayaan dan kerja sama ekonomi di luar jalur keuangan yang selama ini sangat dipengaruhi sistem dolar AS.

Diketahui, Iran masih menghadapi berbagai sanksi AS dan internasional. Di saat yang sama, konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel belum berakhir dengan kesepakatan damai.

Situasi tersebut mendorong Teheran memperkuat hubungan ekonomi dengan negara-negara yang dinilai dapat memberikan alternatif terhadap sistem keuangan Barat.

Iran sendiri resmi bergabung dengan BRICS pada 2024, ketika kelompok tersebut memperluas keanggotaannya. Sejak saat itu, Teheran secara terbuka menyatakan keinginannya untuk menjadi anggota sekaligus pemegang saham NDB.

Rencana masuk NDB juga sejalan dengan agenda BRICS yang selama beberapa tahun terakhir mendorong penggunaan mata uang nasional dalam perdagangan antaranggota. Tujuannya adalah mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dalam transaksi lintas negara.

Hemmati mengatakan Iran melihat peluang lebih besar bagi negara-negara BRICS untuk menggunakan mata uang masing-masing dalam perdagangan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore