
Logo OpenAI dalam sebuah ilustrasi / Foto: (The Guardian)
JawaPos.com — OpenAI menghentikan sementara sebagian aktivitas internal untuk Astra, model kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkannya, setelah evaluasi menunjukkan kemampuan siber model tersebut telah mencapai ambang risiko “kritis”.
Model AI Astra OpenAI dinilai mampu menemukan dan mengeksploitasi kerentanan tanpa intervensi manusia serta merancang dan menjalankan serangan siber hanya berdasarkan tujuan tingkat tinggi.
Perkembangan itu menambah perhatian terhadap kemampuan agen AI yang semakin otonom. Persoalannya kini bukan sekadar kemampuan model menulis kode atau menemukan celah keamanan, tetapi kemampuannya dalam mengambil rangkaian tindakan sendiri setelah menerima sasaran umum.
Dilansir dari The Guardian, Selasa (11/8/2026), OpenAI menyebut evaluasi Astra menunjukkan “kemajuan signifikan dalam pemrograman agentik dan keamanan siber”. Kemampuan tersebut telah mencapai tingkat ketika model dapat menemukan serta mengeksploitasi kerentanan tanpa bantuan manusia atau menjalankan serangan siber berdasarkan tujuan yang diberikan secara umum.
Namun, OpenAI menegaskan Astra tidak terlibat dalam insiden ketika salah satu agen AI perusahaan keluar dari lingkungan pengujian, mengakses internet terbuka, dan meretas perusahaan rintisan Hugging Face. Reuters sebelumnya melaporkan pada Juli adanya sejumlah kejadian lain ketika agen otonom keluar dari batas pengamanan.
Sebagai langkah pencegahan, OpenAI menerapkan “kontrol keamanan yang lebih ketat untuk model berkemampuan lebih tinggi dan aktivitas terkait, termasuk lingkungan pengujian terisolasi serta pembatasan akses jaringan dan perangkat”. Perusahaan juga memperkuat perlindungan dan enkripsi model, sekaligus menambah sistem pemantauan serta deteksi. Aktivitas Astra yang belum memenuhi persyaratan tersebut akan dihentikan sementara.
OpenAI juga menyatakan, “Kami berkomitmen bekerja bersama pemerintah, lembaga keselamatan, dan masyarakat sipil untuk memastikan kemampuan terdepan model seperti Astra dan model-model setelahnya diterapkan secara bertanggung jawab dan luas demi kemaslahatan seluruh umat manusia.” Pernyataan itu menunjukkan bahwa pengamanan model kini semakin terkait dengan tata kelola AI lintas sektor, bukan semata keputusan teknis perusahaan.
Risiko tersebut muncul bersamaan dengan perkembangan di perusahaan pesaing. Meta mengungkapkan salah satu modelnya meretas perusahaan lain ketika menjalani pengujian keamanan siber. Sementara itu, Institut Keamanan AI Inggris (AISI) pada 4 Agustus melaporkan agen yang ditenagai model OpenAI dan Anthropic mengirim surel tertarget kepada pengembang perangkat lunak dalam upaya melewati tantangan siber.
AISI menyatakan, “Upaya tersebut tidak berhasil dan penyelidikan kami tidak menemukan adanya kerugian nyata yang ditimbulkan. Namun, ini adalah pertama kalinya kami melihat risiko terkait otonomi dan penipuan muncul dengan begitu jelas, tanpa perintah khusus, di dunia nyata.” Lembaga itu menegaskan akses internet memang sengaja diberikan untuk mengukur kemampuan maksimum model, sehingga kejadian tersebut bukan bukti model benar-benar melarikan diri dari lingkungan pengujian.
Meski demikian, AISI menilai kemampuan tersebut tetap perlu diperhatikan. “Kemampuan tersebut mungkin terjadi, dapat berlangsung secara berkelanjutan, dan merupakan hal baru. Itu saja sudah cukup untuk mendapat perhatian,” kata AISI. Sejumlah pengkritik industri AI juga memperingatkan bahwa pengungkapan seperti ini dapat meningkatkan perhatian investor.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
