
Elon Musk menolak Starlink digunakan Ukraina untuk memandu serangan ke Rusia. ./ (AP News)
JawaPos.com — Elon Musk menolak permintaan Ukraina menggunakan Starlink untuk membantu memandu serangan terhadap sasaran militer di Rusia.
Menurut The Atlantic, Musk menilai penggunaan jaringan satelit SpaceX itu berisiko memperbesar eskalasi perang dan menganggap sudah waktunya kedua pihak mencapai kesepakatan damai.
Permintaan tersebut diajukan Presiden Volodymyr Zelenskyy kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pertemuan di Gedung Putih.
Zelenskyy meminta Trump membantu memperoleh persetujuan Musk agar Starlink dapat digunakan untuk memandu pesawat nirawak menuju baterai rudal Rusia yang digunakan menyerang Kyiv dan kota-kota Ukraina lainnya. Trump tidak memberikan jawaban tegas dan mengatakan akan mempertimbangkannya serta berbicara dengan Musk.
Dilansir dari RBC-Ukraine, Senin (10/8/2026), Musk masih menolak permintaan itu meski Ukraina berupaya menghubunginya melalui berbagai jalur.
Mykhailo Fedorov, yang baru diberhentikan sebagai menteri pertahanan Ukraina, juga mencoba menjangkau Musk melalui jalur komunikasi tidak resmi.
Namun, hingga Rabu (5/8), belum ada keputusan positif. Salah satu kolega Fedorov mengatakan, “Elon terus mengatakan bahwa sudah waktunya mencapai kesepakatan Damai.”
Bagi Kyiv, permintaan tersebut berkaitan dengan kebutuhan meningkatkan ketepatan serangan terhadap sasaran militer Rusia. Sejak invasi besar-besaran Rusia, Starlink telah menjadi bagian penting dari komunikasi Ukraina dan mendukung kebutuhan militernya. Karena itu, akses terhadap jaringan yang dikendalikan SpaceX memiliki arti strategis bagi operasi Ukraina.
Musk sebelumnya juga menolak permintaan Ukraina menggunakan Starlink dalam serangan terhadap kapal perang Rusia di Krimea pada September 2022.
Menurut The Atlantic, keputusan tersebut didorong kekhawatiran bahwa serangan itu dapat memicu respons nuklir Rusia. Kini, keberatan serupa muncul ketika Kyiv ingin memperluas penggunaan Starlink untuk membantu serangan terhadap sasaran di wilayah Rusia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022