Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Agustus 2026 | 03.15 WIB

Blak-blakan Senator AS Sebut Trump Kalah dalam Perang: Amerika Makin Lemah, Iran Semakin Kuat

Presiden AS Donald Trump (The Guardian) - Image

Presiden AS Donald Trump (The Guardian)

JawaPos.com - Senator Demokrat Amerika Serikat (AS) Chris Murphy menilai Presiden Donald Trump telah kalah dalam perang melawan Iran. Menurutnya, berlanjutnya operasi militer justru membuat posisi AS semakin lemah, sementara Iran semakin kuat.

Pernyataan itu disampaikan Murphy dalam wawancara dengan NBC pada Minggu. Ia bahkan mengatakan bersedia mendukung kesepakatan yang dianggap buruk, sekalipun jika langkah tersebut dapat mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz.

"Amerika lebih lemah. Iran lebih kuat," kata Murphy, menggambarkan kondisi AS setelah berbulan-bulan terlibat dalam konflik dengan Iran.

Menurut Murphy, penghentian perang menjadi semakin mendesak karena setiap hari tambahan operasi militer akan meningkatkan beban yang harus ditanggung Amerika. Ia juga menyoroti dampaknya terhadap masyarakat AS, terutama kenaikan harga.

“The war needs to end because every day that the war continues, America gets weaker, Iran gets stronger, and people here in the United States get screwed as prices go up and up and up,” ujarnya dilansir dari YeniSafak.

Murphy menilai kelanjutan operasi militer tidak menghasilkan keuntungan strategis yang sepadan bagi Washington. Sebaliknya, konflik yang berkepanjangan justru memperkuat posisi tawar Tehran.

Ia mengatakan biaya untuk membuka kembali Selat Hormuz juga terus meningkat di tengah kebuntuan diplomasi. Selat tersebut merupakan jalur penting bagi pengiriman minyak global sehingga gangguan berkepanjangan berpotensi memperbesar tekanan terhadap harga energi dan ekonomi.

Murphy karena itu mendesak pemerintahan Trump mengakhiri konflik, meski konsekuensinya harus menerima kesepakatan yang tidak ideal bagi AS.

Murphy juga menyatakan akan menolak pendanaan tambahan untuk melanjutkan perang. Namun, ia membedakan antara pembiayaan operasi militer yang sedang berlangsung dan kebutuhan untuk mengisi kembali persediaan amunisi AS setelah konflik berakhir.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa Murphy tidak menolak penguatan kembali kemampuan militer Amerika secara keseluruhan, tetapi menentang pengeluaran tambahan untuk mempertahankan perang yang menurutnya semakin merugikan AS.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore