
Robot menyajikan kopi di ruang pamer National Pilot Base for Embodied AI Applications, Hangzhou, Zhejiang, 29 Mei / Foto: (Xinhua)
JawaPos.com — Tiongkok membuka babak baru dalam perlombaan robotika dengan menjadikan Hangzhou, Provinsi Zhejiang, sebagai tempat sekolah vokasi bagi robot. Di fasilitas ini, lebih dari 140 robot dilatih dalam lebih dari 40 skenario, mulai dari dapur pintar, gudang dan pertanian hingga terowongan tambang buatan yang minim cahaya.
Langkah tersebut menargetkan persoalan utama embodied AI, yakni kemampuan mesin untuk merasakan, bergerak, mengambil keputusan, dan bertindak di lingkungan fisik. Robot yang tampil baik dalam simulasi sering kesulitan menghadapi kondisi dunia nyata. Karena itu, National Pilot Base for Embodied AI Applications menjadi penghubung antara riset laboratorium dan penerapan di lapangan.
Dilansir dari Xinhua, Jumat (7/8/2026), fasilitas yang mulai beroperasi pada 16 Mei itu menggunakan pelatihan fisik dan simulasi virtual berakurasi tinggi. Teknisi mengendalikan robot dari jarak jauh, sementara sensor merekam setiap gerakan sebagai bahan mentah untuk melatih model AI. Alternatifnya, data gerak manusia dapat dikumpulkan menggunakan sarung tangan data dan pakaian penangkap gerakan. Xinhua menyebut fasilitas tersebut sebagai “lapangan pelatihan kejuruan nasional” bagi robot.
Saat uji coba dimulai, hampir 40 perusahaan embodied AI serta lebih dari 10 universitas dan lembaga riset telah terlibat. Di dapur pintar, Hangzhou Big Data Cloud AI Technology melatih robot menjalankan seluruh alur restoran, dari menerima pesanan dan mengambil bahan hingga memasak dalam tiga hingga empat menit, menyajikan makanan, serta mengumpulkan peralatan makan.
Selain menguji kemampuan robot, fasilitas bersama tersebut membantu menekan biaya pengembangan. Yang Jiandang, salah satu pendiri Hangzhou Big Data Cloud AI Technology, mengatakan pengembangan aplikasi katering khusus dari awal dapat membutuhkan beberapa juta yuan.
Sementara itu, Zhang Haiwei, pendiri Chingmu, perusahaan pengembang teknologi penangkap gerakan, mengatakan pengembangan satu skenario sebelumnya dapat menelan lebih dari 10 juta yuan hanya untuk data pelatihan. “Sekarang perusahaan yang berbasis di sini mendapatkan akses satu pintu ke sumber daya yang mereka butuhkan,” kata Zhang.
Dampaknya mulai terlihat dalam bisnis. Chingmu mencatat pesanan sekitar dua kali lipat dibandingkan setahun sebelumnya, dengan nilai sekitar 50 juta yuan pada semester pertama 2026. Di fasilitas yang sama, DexRobot menguji teknologi manipulasi melalui eksoskeleton, perangkat yang memetakan gerakan manusia ke robot, dengan 65 derajat kebebasan. Salah satu tangan robotnya disebut telah menyelesaikan satu juta siklus beban penuh.
Selain itu, Transfar dan Unitree menguji robot humanoid beroda untuk mengambil dan membawa barang di gudang. Forklift pintar dapat menempatkan muatan dengan akurasi hingga 1 milimeter, sementara robot pertanian dilatih memanen buah matang. “Basis ini seperti perpustakaan robotika,” kata CEO DexRobot Zhou Chen, karena berbagai kebutuhan teknologi tersedia dalam satu tempat.
Penerapannya juga mulai keluar dari fasilitas uji. Sejak 1 Mei, 15 robot pengelola lalu lintas bertugas di persimpangan dan kawasan wisata Hangzhou, termasuk West Lake. Robot tersebut bekerja delapan hingga sembilan jam, memberikan sekitar 3.500 pengingat suara dan menangani lebih dari 500 interaksi publik setiap hari. Jam operasinya telah melampaui 10.000 jam.
Dorongan itu diperkuat kebijakan pemerintah. Pada Juni, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi bersama badan pengawas aset negara meluncurkan inisiatif 2026 untuk mendorong pelatihan berbasis skenario dan penerapan rutin robot humanoid. Hangzhou juga memberlakukan regulasi lokal pertamanya untuk industri tersebut pada 1 Mei.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
