
Ilustrasi bendera AS dan Iran. (kuwaittimes)
JawaPos.com - Upaya meredakan ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran masih terus berlangsung. Qatar mengkonfirmasi bahwa proses mediasi belum berhenti, bahkan kedua pihak disebut terus saling bertukar draf rancangan kesepakatan sebagai bagian dari upaya membuka kembali jalur diplomasi dan mencegah konflik yang lebih luas di Timur Tengah.
Pemerintah Qatar menyebut pembicaraan tidak langsung antara Washington dan Teheran kini telah mencapai tahap yang cukup progresif. Sejumlah negara mediator, termasuk Qatar, Pakistan, dan Oman, juga terus berkoordinasi untuk menjaga komunikasi tetap berjalan di tengah situasi kawasan yang masih sensitif.
"Kami dapat mengonfirmasi bahwa upaya tersebut masih terus berlangsung dengan semua pihak," kata Penasihat Perdana Menteri Qatar sekaligus Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari dikutip dari Xinhua.
"Kami sedang mengarah pada penyelesaian diplomatik saat ini juga," lanjutnya. Menurut Al Ansari, proses negosiasi telah mencapai tahap yang sangat progresif.
Al Ansari menjelaskan, Qatar, Pakistan, dan Oman bekerja sama memfasilitasi komunikasi tidak langsung antara Amerika Serikat dan Iran. Menurutnya, seluruh negara di kawasan memiliki kepentingan yang sama untuk mencegah meningkatnya konflik.
"Semua pihak di kawasan bekerja secara bersama-sama untuk menghindari eskalasi. Para mediator, yakni Qatar, Pakistan, dan sekarang Oman, semuanya bekerja sama dalam isu ini," ujarnya.
Selain mendorong tercapainya kesepakatan, Qatar juga menaruh perhatian pada situasi di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan energi dunia.
Saat ditanya mengenai kondisi Selat Hormuz, Al Ansari menegaskan bahwa fokus utama Qatar saat ini adalah mencegah eskalasi konflik, memastikan jalur pelayaran kembali dibuka, sekaligus menghidupkan kembali diplomasi antara kedua negara.
"Yang menjadi prioritas kami adalah menghindari eskalasi, membuka kembali selat, dan membuka kembali pintu diplomasi antara para pihak," katanya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
