Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Agustus 2026 | 14.39 WIB

Indonesia Kecam Keras Serangan Israel ke Gaza, Desak Gencatan Senjata Dijalankan

Kondisi di Gaza semakin memprihatinkan. Sekitar 90 persen penduduk telah tergusur. (dok United Nations) - Image

Kondisi di Gaza semakin memprihatinkan. Sekitar 90 persen penduduk telah tergusur. (dok United Nations)

JawaPos.com - Indonesia mengecam keras serangan militer Israel ke Gaza, termasuk serangan terhadap rakyat sipil dan infrastruktur sipil, yang merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.

“Tindakan yang dilakukan secara sengaja menghambat implementasi Gaza Peace Plan, dan memperburuk penderitaan rakyat Palestina,” kata Kementerian Luar Negeri RI dalam unggahan di platform media sosial X, dilansir dari Antara Rabu (5/8).

Indonesia menyerukan kepada Israel, sebagai pihak dari kesepakatan gencatan senjata, untuk menghentikan serangan militernya segera dan secara permanen, serta memenuhi seluruh komitmennya berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang sejalan dengan hukum internasional.

Indonesia turut menyambut baik pemberitaan bahwa Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya telah menerima peta jalan implementasi rencana perdamaian fase kedua untuk Gaza, sejalan dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025).

“Hal ini merupakan langkah penting untuk proses penyelesaian konflik,” kata Kemlu RI.

Jakarta menyerukan kepada seluruh pihak untuk menjamin pelindungan penuh terhadap warga sipil, tenaga medis dan pekerja kemanusiaan, serta memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan yang aman, cepat, dan tanpa hambatan.

Indonesia juga menegaskan kembali komitmennya dalam mewujudkan proses politik yang kredibel untuk mencapai kemerdekaan Palestina berdasarkan Solusi Dua Negara, sejalan dengan Resolusi PBB yang relevan dan parameter yang telah disepakati secara internasional, sebagai jalan bagi tercapainya perdamaian yang adil, berkelanjutan, dan menyeluruh di Timur Tengah.

Serangan terbaru Israel pada Minggu (2/8) menewaskan sedikitnya 18 warga Palestina, termasuk tiga anak dan seorang bayi belum lahir, serta melukai beberapa orang lainnya di Jalur Gaza.

Serangan tersebut terjadi dua hari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Dewan Perdamaian (Board of Peace) mengumumkan kesepakatan untuk mengimplementasikan fase berikutnya dari gencatan senjata Gaza, yang berlaku sejak 10 Oktober 2025.

Editor: Kuswandi
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore