
Ilustrasi kapal tanker di perairan Selat Hormuz. ( AP Photo/Kamran Jebreili).
JawaPos.com - Iran mengecam Amerika Serikat karena menggunakan isu pelayaran di Selat Hormuz sebagai alasan untuk membenarkan aksi militer dan tekanan terhadap Teheran.
Dilansir dari Antara pada Minggu (2/8), Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan, Teheran akan menggunakan segala cara yang diperlukan untuk melindungi hak, kepentingan, dan keamanan nasionalnya.
Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah CBS News melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Israel tengah mempersiapkan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur energi Iran yang dapat dilancarkan pada akhir pekan ini.
Menurut laporan itu, Iran juga menegaskan komitmennya untuk mempertahankan hubungan baik dengan negara-negara tetangga di Timur Tengah, meskipun ketegangan dengan Washington terus meningkat.
Pada 18 Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan mengakhiri konflik yang meletus pada 28 Februari.
Namun, sejak 8 Juli, pasukan Amerika Serikat telah melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap Iran. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi tersebut merupakan tanggapan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump selanjutnya menyatakan bahwa gencatan senjata antara Washington dan Teheran sudah tidak berlaku lagi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022