
Foto yang diambil pada 22 Juli 2026 di Farnborough, Inggris, memperlihatkan model terbaru pesawat tempur generasi berikutnya yang tengah dikembangkan bersama oleh Jepang, Inggris, dan Italia. (Kyodo)
JawaPos.com – Jepang, Inggris, dan Italia terus mempercepat proyek bersama pengembangan pesawat tempur generasi terbaru. Pabrik milik Mitsubishi Heavy Industries Ltd. di Prefektur Aichi diperkirakan akan menjadi pusat pengembangan dan perakitan pesawat tempur tersebut di Jepang.
Seperti dilansir Kyodo, Minggu (26/7), ketiga negara yang tergabung dalam Global Combat Air Program (GCAP) masih membahas pembagian peran dalam proses desain dan manufaktur pesawat tempur generasi baru tersebut.
Menurut sumber yang mengetahui pembahasan tersebut, Inggris akan mendirikan pusat pengembangannya di Warton. Sementara Italia akan menjadikan Turin sebagai basis pengembangan di negaranya.
Di Jepang, pusat pengembangan akan dibangun di fasilitas Komaki South Plant milik Mitsubishi Heavy Industries di Prefektur Aichi sebelum akhir tahun ini. Sejumlah insinyur dari Inggris juga telah mulai bekerja di fasilitas tersebut untuk mengembangkan desain pesawat.
Mitsubishi Heavy Industries menjadikan proyek jet tempur generasi baru sebagai salah satu bisnis strategis perusahaan. Langkah itu dilakukan setelah perusahaan menghentikan pengembangan pesawat penumpang domestik pertama Jepang, Mitsubishi Regional Jet.
Jepang, Inggris, dan Italia mencapai kesepakatan membentuk program GCAP pada 2022. Ketiga negara menargetkan pesawat tempur tersebut mulai digunakan pada 2035 di tengah meningkatnya tantangan keamanan global.
Program itu juga mulai menarik perhatian negara lain. Kanada pekan lalu diumumkan menjadi negara pengamat pertama dalam proyek tersebut, sementara Jerman dan Australia termasuk di antara negara yang menyatakan minat untuk bergabung.
Pesawat tempur generasi baru tersebut dirancang menggunakan teknologi siluman (stealth). Selain itu, pesawat akan dilengkapi radar berkemampuan tinggi yang mampu mengumpulkan data dalam jumlah besar serta sistem analisis data berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Proses desain dan pengembangan pesawat akan dikerjakan oleh Edgewing, perusahaan patungan yang dibentuk oleh Japan Aircraft Industrial Enhancement Co. Ltd., BAE Systems dari Inggris, dan Leonardo dari Italia.
Bagi Jepang, proyek ini juga menjadi bagian dari modernisasi kekuatan udara. Pemerintah Jepang berencana menggantikan armada pesawat tempur F-2 milik Pasukan Bela Diri Udara Jepang yang dijadwalkan mulai dipensiunkan secara bertahap sekitar 2035 dengan jet tempur generasi terbaru hasil kerja sama tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022