
Indonesia telah menandatangani kontrak pengadaan pesawat tempur dari perusahaan Italia, Leonardo. (aeronautics.leonardo.com)
JawaPos.com - Pemerintah Indonesia kembali menambah kekuatan TNI AU melalui pengadaan selusin pesawat latih tempur dari Italia, Leonardo M-346 F Block 20. Meski difungsikan sebagai pesawat latih, M-346 tetap dapat diandalkan oleh Angkatan Udara. Sebab, alat utama sistem persenjataan (alutsista) tersebut dibekali kemampuan mumpuni.
Berdasar data yang diterima oleh awak media dari Leonardo, M-346 F Block 20 merupakan varian terbaru dari keluarga jet latih tempur produksi Leonardo. Alutsista tersebut dirancang untuk menjadi advanced trainer sekaligus light combat aircraft. Sehingga tetap dapat diandalkan untuk misi pertempuran.
”Pesawat ini memiliki kemampuan multi-peran yang memungkinkan pelatihan sekaligus simulasi pertempuran nyata,” ungkap Leonardo dalam keterangan resmi kepada awak media di Jakarta pada Jumat (24/7).
Dilihat dari spesifikasi teknis utama pesawat tersebut dibekali mesin twin-engine turbofan honeywell/ITEC F124-GA-200. Mesin tersebut mampu memberikan daya dorong tinggi dengan efisiensi bahan bakar yang unggul. Pada sistem avionik, pesawat tersebut dilengkapi sistem kokpit digital glass cockpit dengan Head-Up Display (HUD).
Baca Juga:Resmikan Sekretariat Bersama Buruh, Kapolri Tegaskan Komitmen Kawal Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Tidak hanya itu, Leonardo M-346 F Block 20 dilengkapi Helmet Mounted Display (HMD) dan memiliki kompatibilitas dengan sistem avionik pesawat tempur generasi ke-4 maupun ke-5. Pada sistem senjata, pesawat tersebut bisa diperkuatkan dengan rudal udara-ke-udara, bom pintar, dan kanon eksternal. Sehingga bisa menjadi pesawat latih sekaligus pesawat tempur ringan.
Performa pesawat tersebut juga tidak main-main. Leonardo merancang pesawat itu untuk terbang dengan kecepatan maksimum mendekati Mach 1, radius tempur fleksibel, serta kemampuan manuver tinggi untuk simulasi pertempuran udara dalam berbagai skema operasi. Dalam berbagai penugasan, M-346 sudah mencatat lebih dari 170 ribu jam terbang dan digunakan oleh berbagai negara Eropa serta Asia.
Dalam konteks strategis, pengadaan 12 unit Leonardo M-346 F Block 20 sejalan dengan rencana kedatangan berbagai alutsista modern ke Indonesia. Mulai pesawat tempur Rafale, pesawat angkut Airbus A400M, serta helikopter generasi terbaru untuk TNI. Hadirnya M-346, diyakini akan membuat penerbang TNI AU lebih siap menghadapi transisi teknologi dan operasional.
”Platform pelatih ini akan menjadi jembatan penting bagi pilot muda TNI AU untuk menguasai sistem udara tempur generasi berikutnya,” lanjut Leonardo.
Merujuk kontrak yang ditandatangani di Istana Kepresidenan, Jakarta, disaksikan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono pada Selasa (21/7), pengiriman 12 unit M-346 F Block 20 ke Indonesia dijadwalkan dimulai pada 2030.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
