
Sebuah gambar diam dari video handout yang dirilis pada 14 Juli 2026 dikatakan menunjukkan sebuah drone diluncurkan oleh Iran dari lokasi yang tidak diketahui untuk menyerang posisi AS di pangkalan Azraq di Yordania. (File: Reuters)
JawaPos.com - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat semakin meluas setelah Teheran melancarkan serangan rudal dan drone ke sejumlah negara di kawasan Teluk dan Timur Tengah pada Jumat (17/7) dini hari.
Serangan tersebut menyasar fasilitas militer Amerika Serikat yang berada di Bahrain, Kuwait, Oman, Suriah, hingga Qatar sebagai balasan atas gelombang serangan udara Washington ke wilayah Iran.
Aksi saling serang ini memicu status siaga di sejumlah negara, termasuk Qatar, Yordania, dan Irak, serta meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik AS-Iran akan berkembang menjadi perang regional yang mengancam jalur perdagangan global dan stabilitas ekonomi dunia.
Di saat yang sama, Amerika Serikat juga meningkatkan operasi militernya terhadap Iran. Serangan udara terbaru dilaporkan menyasar infrastruktur sipil di wilayah selatan Iran, termasuk jaringan telekomunikasi, sistem perkeretaapian, hingga Jembatan Bandar-e Khamir di Provinsi Hormozgan.
Media lokal Iran melaporkan sedikitnya tujuh orang tewas akibat serangan tersebut.
Pemerintah Iran menegaskan serangan yang dilakukan bukan ditujukan kepada negara-negara Teluk, melainkan fasilitas militer Amerika Serikat yang berada di wilayah mereka.
Menurut Teheran, pangkalan-pangkalan AS tersebut telah digunakan sebagai titik peluncuran serangan udara terhadap Iran sehingga menjadi target yang sah dalam operasi balasan.
Di Qatar, yang menjadi lokasi salah satu pangkalan militer terbesar AS di kawasan, ledakan keras terdengar di beberapa wilayah ibu kota Doha pada Jumat dini hari.
Sirene peringatan berbunyi dan warga menerima notifikasi darurat melalui telepon seluler. Pemerintah Qatar sempat menaikkan tingkat ancaman keamanan sebelum akhirnya menyatakan situasi kembali normal setelah ancaman berhasil diatasi.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
