
Gambar Donald Trump berbaring dalam peti mati, menjadi simbol perlawanan bangsa Iran terhadap agresi Barat di negaranya. (Facebook).
JawaPos.com - Sebuah billboard raksasa di pusat Kota Teheran, Iran, memicu perhatian dunia setelah menampilkan gambar Presiden Amerika Serikat Donald Trump terbaring di dalam peti mati dengan tulisan provokatif 'We Will Kill Trump' atau 'Kami Akan Membunuh Trump' dalam bahasa Persia dan Inggris.
Kemunculan billboard tersebut mempertegas eskalasi perang narasi antara Iran dan Amerika Serikat di tengah memanasnya konflik kawasan.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, diketahui kalau billboard itu dipasang di Lapangan Enghelab, salah satu kawasan paling ramai di ibu kota Iran. Kehadirannya muncul ketika berbagai laporan menyebut Iran tengah meningkatkan retorika balas dendam pasca tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam perang melawan Amerika Serikat dan Israel yang pecah pada akhir Februari.
Dalam ilustrasi tersebut, Trump digambarkan terbaring di dalam peti mati hitam dengan mata dan mulut tertutup. Rambutnya tampak berantakan, sementara kedua tangannya diletakkan di atas dasi merah yang menutupi bagian perut.
Di sisi peti mati, terlihat tulisan besar 'We Will Kill Trump' yang menjadi pesan paling mencolok dalam instalasi tersebut.
Billboard itu juga dipenuhi berbagai tulisan lain yang menyebut Ayatollah Ali Khamenei sebagai syuhada atau martir.
Salah satu pesannya berbunyi 'In memory of Minab's children' atau 'Untuk mengenang anak-anak Minab', merujuk pada anak-anak di Kota Minab, Iran selatan, yang dilaporkan menjadi korban serangan terhadap sebuah sekolah dasar pada awal perang, sebagaimana dilaporkan The New York Post.
Lokasi billboard juga memiliki makna simbolis. Tak jauh dari sana berdiri patung kepalan tangan Ayatollah Ali Khamenei yang menjadi simbol perlawanan Iran.
Kehadiran kedua simbol tersebut memperkuat pesan politik yang ingin disampaikan kepada masyarakat maupun dunia internasional.
Penggunaan billboard bernuansa politik bukan hal baru di Iran. Pemerintah negara itu selama bertahun-tahun memanfaatkan ruang publik sebagai media propaganda dan komunikasi ideologi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022