Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Juli 2026 | 17.47 WIB

Trump Ancam Iran Lebih Keras: Serangan AS Tak Akan Berhenti, Pembangkit Listrik dan Jembatan Jadi Target Berikutnya

Ilustrasi Presiden AS Donald Trump. (AP) - Image

Ilustrasi Presiden AS Donald Trump. (AP)

JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan serangan militer terhadap Iran akan terus berlanjut hingga ia memutuskan untuk menghentikannya. Bahkan, Trump mengancam akan memperluas daftar sasaran serangan dengan menargetkan pembangkit listrik, jembatan, hingga infrastruktur energi Iran jika Teheran tetap menolak kembali ke meja perundingan dengan Washington.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam wawancara dengan Fox News pada Selasa (14/7). Menurutnya, Iran masih memiliki kemampuan untuk melawan, tetapi kekuatannya terus melemah akibat operasi militer yang dilakukan Amerika Serikat selama beberapa hari terakhir.

"Serangan akan terus berlanjut sampai saya mengatakan sudah cukup," kata Trump.

Trump juga mengklaim pemerintah AS tetap berupaya meminimalkan dampak terhadap warga sipil. Namun, ia kembali melontarkan peringatan keras kepada Iran agar segera mencapai kesepakatan dengan Washington.

"Kamu sebaiknya membuat kesepakatan. Kamu tidak akan memiliki siapa pun yang tersisa," ujar Trump kepada koresponden Fox News, Trey Yingst.

Ia kembali menegaskan ancamannya dengan mengatakan, "Kami sangat berhati-hati terhadap warga sipil. Tapi saya katakan, sebaiknya kalian membuat kesepakatan. Kalian tidak akan memiliki apa pun yang tersisa."

Ancam Perluas Serangan ke Infrastruktur Vital

Trump mengungkapkan bahwa pesan serupa telah disampaikan langsung kepada pejabat Iran dalam komunikasi terbaru antara kedua negara yang, menurutnya, berlangsung sekitar satu jam sebelum wawancara tersebut.

Saat ditanya apakah Iran pada akhirnya akan menerima tawaran negosiasi, Trump menjawab, "Mereka seharusnya mau. Saya tidak tahu apakah mereka akan melakukannya atau tidak."

Presiden AS itu kemudian mengancam akan meningkatkan intensitas operasi militer apabila Iran tetap menolak berunding. Ia menyebut pembangkit listrik, jembatan, dan infrastruktur penting lainnya bisa menjadi target serangan berikutnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore