
Ilustrasi mesin pembangkit lsitrik Wartsila.(Istimewa)
JawaPos.com - Teknologi mesin pembangkit berbahan bakar hidrogen terus berkembang dengan skala yang lebih besar. Uji coba raksasa teknologi Wartsila sukses mengoperasikan pembangkit listrik mesin skala besar pertama di dunia menggunakan hidrogen 100% yang membuka jalur menuju sistem energi terbarukan sepenuhnya.
Hidrogen hijau tidak menghasilkan emisi karbon, memungkinkan pembangkitan listrik bersih sekaligus mendukung dekarbonisasi jaringan listrik yang didominasi energi terbarukan. Hidrogen ini dapat menyimpan kelebihan listrik terbarukan dan menyediakan daya yang andal ketika pembangkitan angin atau surya menurun, membantu menstabilkan sistem dan meningkatkan keandalan energi.
Rasmus Teir, Direktur Strategi Teknologi & Dekarbonisasi di Wartsila, mengatakan: “Ini adalah uji coba untuk masa depan energi terbarukan. Seiring negara-negara dengan cepat meningkatkan skala energi angin dan surya, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi transisi energi adalah bagaimana mempertahankan pasokan listrik yang andal secara berkelanjutan selama periode rendahnya pembangkitan energi terbarukan atau lonjakan permintaan.
“Kami telah membuktikan bahwa teknologi ini siap. Fokus kami saat ini menciptakan lingkungan yang tepat untuk meningkatkan skalanya, didukung oleh regulasi yang tegas, kejelasan investasi, dan infrastruktur yang diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan energi terbarukan dan bahan bakar berkelanjutan seperti hidrogen. Teknologi ini sudah ada – sekarang saatnya untuk meningkatkannya.”
Pembangkit listrik berbasis Wartsila 31 dirancang untuk mendukung industri yang tumbuh pesat dan berintensitas energi tinggi – termasuk pusat data, fasilitas manufaktur, dan industri – dengan pembangkitan listrik yang fleksibel dan berkelanjutan, serta lingkungan off-grid.
Spanyol, sebagai salah satu pelopor dalam adopsi energi terbarukan, menyediakan lokasi yang ideal untuk uji coba berkat upayanya mengurangi paparan terhadap volatilitas bahan bakar fosil, menjadikannya tempat uji yang kuat untuk mendemonstrasikan potensi masa depan teknologi hidrogen.
Pada Juni 2026, pelanggan Wartsila dari seluruh dunia menyaksikan pengoperasian mesin tersebut, menandai tonggak penting dalam validasi komersialnya.
Komitmen Wartsila dalam mengembangkan hidrogen dalam kondisi jaringan listrik nyata telah dibuktikan di Indonesia. Pada November 2025, Wartsila dan PLN Indonesia Power berhasil melakukan uji campuran hidrogen pada mesin Wärtsilä 50DF di pembangkit Pesanggaran Bali, mencapai campuran hidrogen hingga 23% pada beban parsial dan menunjukkan efisiensi pembakaran yang lebih baik serta emisi CO2 yang lebih rendah dibandingkan dengan pengoperasian gas alam murni.
Kari Punnonen, Energy Business Director, Australasia di Wartsila Energy, mengatakan: "Perkembangan seperti uji coba hidrogen Bermeo dan uji campuran hidrogen Pesanggaran Bali menyoroti sifat teknologi mesin Wartsila yang siap menghadapi masa depan dan fleksibel terhadap bahan bakar. Melalui kolaborasi erat dengan pelanggan dan mitra kami di Indonesia, kami secara aktif mengeksplorasi bagaimana kemampuan ini dapat mendukung transisi Indonesia menuju energi bersih."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
