
Serangan terbaru Rusia ke Ukraina. (AFP via Al-Jazeera)
JawaPos.com - Rusia dilaporkan melancarkan salah satu serangan udara terbesar ke Ukraina menjelang berlangsungnya KTT NATO di Ankara, Turki. Hujan rudal balistik, rudal jelajah, rudal hipersonik Zircon, serta ratusan drone menghantam berbagai wilayah Ukraina pada Senin (6/7) waktu setempat, menewaskan sedikitnya 21 orang dan melukai puluhan lainnya.
Serangan paling mematikan terjadi di ibu kota Kyiv. Otoritas setempat melaporkan sedikitnya 15 orang meninggal dunia dan 56 lainnya mengalami luka-luka setelah sejumlah rudal menghantam kawasan permukiman.
Di wilayah sekitar Kyiv, enam orang lainnya dilaporkan tewas dan 21 warga terluka. Tim penyelamat masih terus menyisir puing-puing bangunan untuk mencari korban yang diduga masih terjebak.
Serangan besar-besaran ini kembali menyoroti lemahnya pertahanan udara Ukraina terhadap rudal balistik Rusia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan negaranya membutuhkan tambahan sistem pertahanan udara Patriot beserta rudal pencegatnya dari negara-negara Barat.
Zelensky mengatakan pasukan Ukraina berhasil mencegat sebagian besar drone dan rudal jelajah Rusia. Namun, rudal balistik yang diluncurkan Moskow tidak mampu dicegat karena keterbatasan rudal Patriot.
Ia mendesak para pemimpin NATO mengambil keputusan konkret dalam KTT yang dimulai Selasa.
"Selama rudal Patriot masih berada di gudang persediaan sekutu kami, Rusia hanya akan semakin terdorong untuk terus 'mengalahkan' bangunan-bangunan tempat tinggal warga. Amerika Serikat dan Eropa memiliki kekuatan yang cukup untuk menghentikan teror ini," kata Zelensky dalam pernyataannya dikutip via Guardian.
Menurutnya, para pemimpin Amerika Serikat dan Eropa harus keluar dari KTT NATO dengan keputusan nyata untuk memperkuat sistem pertahanan udara Ukraina.
Rudal Balistik Lolos, Puluhan Lokasi Jadi Sasaran
Angkatan Udara Ukraina mengungkapkan Rusia meluncurkan serangan gabungan menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, rudal hipersonik Zircon, serta 351 drone serang dan drone umpan.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
