
Warren Buffett dan Bill Gates dalam sebuah pertemuan pada 2015, sebelum muncul polemik penundaan donasi ke Gates Foundation (New York Post)
JawaPos.com - Hubungan panjang antara dua figur filantropi global, Warren Buffett dan Bill Gates, memasuki fase paling sensitif dalam dua dekade terakhir setelah muncul keputusan penundaan donasi tahunan bernilai miliaran dolar yang biasanya mengalir ke Bill & Melinda Gates Foundation.
Untuk pertama kalinya sejak 2006, Buffett tidak langsung menyalurkan donasi musim panasnya dalam bentuk saham Berkshire Hathaway. Langkah ini terjadi di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap hubungan masa lalu Gates dengan mendiang finansier kontroversial Jeffrey Epstein.
Dilansir dari New York Post, Rabu (1/7/2026), Buffett menunda donasi tahunannya untuk pertama kali dalam dua dekade sembari menunggu hasil peninjauan internal terkait keterkaitan masa lalu Gates Foundation dengan Epstein. Penundaan ini disebut dapat berlangsung hingga akhir November bertepatan dengan perayaan Thanksgiving di Amerika Serikat.
Berdasarkan laporan Wall Street Journal yang dikutip dalam pemberitaan tersebut, pria berusia 95 tahun itu menahan penyaluran saham Berkshire hingga hasil peninjauan independen rampung.
Buffett dan pihaknya juga disebut terus berkomunikasi dengan pimpinan Gates Foundation, termasuk CEO Mark Suzman, untuk memantau perkembangan investigasi internal tersebut.
Penundaan donasi tersebut sekaligus memperlihatkan meningkatnya kehati-hatian dalam hubungan antara kedua tokoh yang selama ini dikenal dekat di dunia filantropi global.
Dalam beberapa bulan terakhir, intensitas komunikasi keduanya dilaporkan menurun, seiring menguatnya sorotan terhadap hubungan masa lalu Gates dengan Jeffrey Epstein.
Di tengah tekanan tersebut, pihak Gates Foundation diketahui telah menunjuk firma hukum WilmerHale untuk melakukan audit eksternal atas seluruh interaksi masa lalu dengan Epstein. Hasil investigasi itu diperkirakan akan dirilis antara Juli hingga Agustus 2026, seiring meningkatnya tekanan publik dan politik di Washington.
Di sisi lain, di luar dinamika tersebut, hubungan antara Warren Buffett dan Gates Foundation tetap memiliki sejarah panjang dalam kerja sama filantropi global. Sejak 2006, Buffett tercatat telah menyumbangkan sekitar 48 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp860 triliun (kurs Rp17.940 per dolar AS) kepada Gates Foundation.
Kontribusi ini menjadikan lembaga tersebut penerima terbesar dari seluruh aktivitas filantropi Buffett sepanjang hidupnya, yang dia sebut sebagai bagian dari "komitmen filantropi seumur hidup."

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
