
CEO Tesla, Elon Musk, saat mendampingi kunjungan Presiden Donald Trump ke Beijing / Foto: (The Guardian)
JawaPos.com — Gejolak pasar keuangan global kembali menekan sektor teknologi dan menggeser komposisi kekayaan para miliarder dunia. Elon Musk kehilangan status triliuner setelah saham Tesla dan SpaceX mengalami koreksi tajam di tengah aksi jual besar-besaran yang melanda saham teknologi.
Pada penutupan perdagangan Rabu (24/6/2026), waktu setempat, kekayaan Musk tercatat turun ke sekitar USD 970,2 miliar atau setara sekitar Rp17.446 triliun (kurs Rp17.980 per dolar AS). Penurunan ini menghapus posisi triliuner yang baru ia capai kurang dari dua pekan sebelumnya.
Dilansir dari The Guardian, Kamis (25/6/2026), tekanan utama berasal dari pelemahan saham dua perusahaan inti Musk. Media tersebut menulis, “Elon Musk tidak lagi berstatus triliuner ketika pasar ditutup pada Rabu. Penurunan tajam saham Tesla dan SpaceX menyeret tokoh teknologi itu kembali ke status miliarder.”
Status triliuner tersebut sebelumnya diraih Musk pada 12 Juni, setelah penawaran umum perdana (IPO) SpaceX mencatat sejarah di pasar modal global. IPO itu menjadikan Musk sebagai individu pertama di dunia dengan kekayaan di atas USD 1 triliun, sebelum kemudian bertahan singkat di level tersebut.
Namun, reli pasar tidak berlangsung lama. Aksi jual global yang menghantam saham teknologi dipicu kekhawatiran suku bunga tinggi serta meningkatnya keraguan terhadap keberlanjutan valuasi sektor kecerdasan buatan. Kondisi ini menekan saham-saham besar seperti Alphabet serta produsen semikonduktor seperti Nvidia, Intel, dan AMD.
Di sisi lain, SpaceX menjadi salah satu yang paling terdampak, dengan penurunan lebih dari 30 persen dari level puncaknya pada pertengahan Juni. Tesla juga ikut melemah hampir 6 persen, memperbesar dampak terhadap kekayaan pribadi Musk yang sangat terkonsentrasi pada kedua perusahaan tersebut.
Dalam laporan BBC, kekayaan Elon Musk digambarkan bergerak sangat fluktuatif mengikuti dinamika pasar. Mayoritas kekayaannya berasal dari kepemilikan saham dan ekuitas, bukan aset tunai yang mudah dicairkan. Struktur tersebut membuat nilai kekayaannya sangat rentan terhadap perubahan harga saham dalam jangka pendek, terutama di sektor teknologi yang dikenal berisiko tinggi dan cepat bergejolak.
Meski kehilangan status triliuner, Musk masih mempertahankan posisi sebagai orang terkaya di dunia. Dia tetap unggul jauh dari Larry Page, salah satu pendiri Google, yang memiliki kekayaan sekitar USD 284 miliar. Bahkan, pertumbuhan kekayaan Musk sepanjang tahun ini disebut melampaui total kekayaan sejumlah miliarder global lainnya.
Analis pasar dari AJ Bell, Danni Hewson, menilai koreksi ini mencerminkan perubahan sentimen investor terhadap sektor teknologi. Dia menyatakan, “Untuk saham seperti SpaceX, banyak keputusan investasi kemungkinan didorong oleh emosi dan ekspektasi terhadap lompatan besar dalam eksplorasi serta pemanfaatan luar angkasa, tetapi investasi seharusnya dilakukan dengan pandangan yang jernih dan penuh kehati-hatian.”
Ke depan, volatilitas masih berpotensi berlanjut seiring rencana pembukaan penjualan saham internal SpaceX pada akhir Juli. Namun, dengan karakter pergerakan saham yang cepat pulih, Musk masih berpeluang kembali menembus status triliuner, menegaskan betapa ekstremnya dinamika kekayaan berbasis teknologi di pasar global saat ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
