
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberi isyarat saat parade militer memperingati ulang tahun ke-80 Partai Buruh Korea (WPK) yang berkuasa di Pyongyang, Korea Utara. (KCNA via Reuters)
JawaPos.com - Setelah mencapai kesepakatan dengan Iran yang mengakhiri ketegangan panjang antara Washington dan Teheran, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kini mengisyaratkan fokus baru terhadap Korea Utara.
Sinyal tersebut memicu kekhawatiran munculnya babak baru tekanan geopolitik terhadap Pyongyang yang selama ini terus mengembangkan program senjata nuklirnya.
Pernyataan itu diungkapkan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung setelah pertemuannya dengan Trump di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7. Menurut Lee, Trump secara langsung menyampaikan bahwa isu Korea Utara kini menjadi prioritas berikutnya bagi Washington.
Baca Juga:Jose Mourinho Ingin Ubah Struktur Kapten Real Madrid, Kylian Mbappe Disiapkan Jadi Pemimpin Baru
"Trump mengatakan kepada saya bahwa waktunya telah tiba untuk memberikan perhatian pada masalah Korea Utara," kata Lee dilansir dari Al-Jazeera.
Pernyataan tersebut muncul hanya beberapa waktu setelah Amerika Serikat berhasil mencapai kesepakatan dengan Iran. Situasi itu menimbulkan spekulasi bahwa Gedung Putih kini akan kembali mengalihkan sumber daya diplomatik dan politiknya untuk menghadapi ancaman nuklir Korea Utara yang selama bertahun-tahun belum menemukan solusi permanen.
Korea Selatan Sebut Sanksi terhadap Korea Utara Tak Lagi Efektif
Dalam kesempatan yang sama, Lee juga menyampaikan pandangannya kepada Trump bahwa sanksi internasional terhadap Korea Utara tidak lagi memberikan dampak signifikan seperti sebelumnya.
Menurutnya, dukungan yang kini diterima Pyongyang dari Rusia telah membantu rezim Kim Jong Un bertahan dari tekanan ekonomi Barat.
"Sanksi terhadap Korea Utara tidak efektif," ujar Lee.
Ia menambahkan bahwa kerja sama militer yang semakin erat antara Korea Utara dan Rusia telah mengubah dinamika keamanan kawasan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022