Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Juli 2026 | 16.00 WIB

AS Gempur Iran 13 Malam Berturut-turut, Trump Ancam Siapkan Serangan Terbesar

Serangan AS ke Iran berlanjut di hari ke-9. (Al-Jazeera) - Image

Serangan AS ke Iran berlanjut di hari ke-9. (Al-Jazeera)

JawaPos.com - Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan ke Iran untuk malam ke-13 secara berturut-turut pada Kamis (23/7) waktu setempat. Serangan terbaru ini terjadi di tengah ancaman Presiden Donald Trump yang menyatakan sedang mempertimbangkan operasi militer terbesar terhadap Teheran sejak konflik kedua negara kembali memanas.

Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) menyebut operasi dimulai pukul 18.45 waktu Pantai Timur AS. Washington mengatakan serangan tersebut ditujukan untuk melemahkan ancaman Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) terhadap jalur pelayaran komersial di kawasan Teluk.

Rentetan serangan selama hampir dua pekan terakhir menandai eskalasi baru dalam konflik AS-Iran. Serangan tidak lagi hanya menyasar fasilitas militer, tetapi juga berbagai infrastruktur strategis yang disebut Iran sebagai bagian dari upaya meningkatkan tekanan terhadap negara tersebut.

Laporan dari Iran menyebut ledakan terdengar di Pulau Qeshm serta Kota Ahvaz, ibu kota Provinsi Khuzestan. Kantor berita Mehr juga melaporkan serangan rudal AS menghantam Kota Andimeshk dan Omidiyeh di provinsi yang sama.

Sementara itu, kantor berita semi-resmi Fars melaporkan serangan di kawasan permukiman Kota Bandar Abbas mengakibatkan sedikitnya dua warga mengalami luka-luka.

Trump Ancam Serangan yang Lebih Besar dari Sebelumnya

Di tengah operasi militer yang terus berlangsung, Trump juga kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran. Dalam wawancara dengan Axios, ia mengatakan tengah mempertimbangkan serangan dengan skala yang jauh lebih besar setelah Iran kembali melancarkan serangan balasan terhadap sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk.

Iran sebelumnya dilaporkan menyerang sejumlah target, termasuk menara telekomunikasi di Kuwait. Trump mengisyaratkan keputusan akhir bisa diambil dalam waktu dekat.

"Saya sedang mempertimbangkan serangan besar-besaran yang akan lebih besar dari sebelumnya," kata Trump.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore