
Tim Cook, CEO Apple / Foto: The Street
JawaPos.com — Saat sebagian besar perusahaan teknologi dunia menggunakan kecerdasan buatan untuk membangun chatbot, mesin pencarian generatif, dan asisten digital baru, Apple justru mengarahkan AI ke wilayah yang selama ini jarang menjadi pusat perhatian industri: aksesibilitas.
Melalui serangkaian pembaruan untuk iPhone, Mac, iPad, dan Vision Pro, perusahaan tersebut mulai menempatkan Apple Intelligence sebagai teknologi yang membantu pengguna memahami lingkungan sekitar, membaca informasi visual, hingga mengendalikan perangkat mobilitas hanya melalui gerakan mata.
Langkah ini mencerminkan strategi AI yang berbeda dari banyak pesaingnya. Alih-alih menghadirkan produk AI yang berdiri sendiri, Apple memilih menyematkan teknologi tersebut ke dalam fitur yang telah digunakan jutaan orang setiap hari.
Dilansir dari The Street, Senin (1/6/2026), Apple mengumumkan serangkaian pembaruan aksesibilitas berbasis Apple Intelligence untuk VoiceOver, Magnifier, Voice Control, dan Accessibility Reader. Perusahaan juga menghadirkan subtitle otomatis di seluruh ekosistem perangkatnya serta kemampuan baru pada Vision Pro yang memungkinkan pengguna tertentu mengendalikan kursi roda elektrik melalui pelacakan mata.
CEO Apple Tim Cook mengatakan langkah tersebut sejalan dengan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap aksesibilitas. “Pendekatan Apple terhadap aksesibilitas tidak seperti perusahaan lain. Kini, dengan Apple Intelligence, kami menghadirkan kemampuan baru yang kuat ke dalam fitur-fitur aksesibilitas sambil tetap mempertahankan komitmen mendasar kami terhadap privasi yang dirancang sejak awal,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Salah satu pembaruan utama hadir pada VoiceOver melalui fitur Image Explorer yang mampu memberikan deskripsi gambar lebih rinci, termasuk untuk foto, dokumen hasil pemindaian, catatan pribadi, dan berbagai konten visual lainnya. Pengguna juga dapat mengajukan pertanyaan mengenai objek yang ditangkap kamera iPhone dan memperoleh penjelasan yang lebih mendalam.
Selanjutnya, Magnifier memperoleh kemampuan serupa untuk membantu pengguna dengan keterbatasan penglihatan memahami lingkungan sekitar melalui antarmuka berkontras tinggi berbasis AI. Pengguna bahkan dapat memberikan perintah suara seperti memperbesar tampilan atau menyalakan lampu kilat tanpa perlu menavigasi menu secara manual.
Apple juga memperbarui Voice Control agar lebih natural. Jika sebelumnya pengguna harus mengetahui nama tombol atau label tertentu, kini mereka cukup mendeskripsikan apa yang terlihat di layar. Misalnya, pengguna dapat mengucapkan perintah seperti “ketuk folder berwarna ungu” atau memilih artikel maupun konten yang sedang ditampilkan tanpa harus menyebut nama tombol secara spesifik.
Sementara itu, pembaruan paling menonjol hadir pada Apple Vision Pro. Apple mengumumkan bahwa perangkat tersebut akan mendukung pengendalian kursi roda elektrik melalui teknologi pelacakan mata. Pada tahap awal, fitur ini tersedia di Amerika Serikat untuk sistem penggerak alternatif Tolt dan LUCI yang mendukung koneksi Bluetooth maupun kabel.
Menurut Apple, kemampuan tersebut ditujukan bagi pengguna yang tidak dapat mengoperasikan joystick konvensional. Pemanfaatan pelacakan mata untuk mengendalikan perangkat mobilitas juga memperluas fungsi Vision Pro melampaui hiburan dan produktivitas menuju kebutuhan sehari-hari.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
