
Ilustrasi: Lebih dari 500.000 pemukim ilegal kini tinggal di wilayah pendudukan Tepi Barat, serta sekitar 220.000 lainnya di Yerusalem Timur. (Al Jazeera)
JawaPos.com - Indonesia bersama 17 negara lain mengutuk keras langkah ilegal yang diambil oleh Somaliland. Musababnya, mereka berencan membuka kedutaan di Yerusalem, yang diduduki Israel.
“Ini merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan resolusi internasional, serta merupakan pelanggaran langsung terhadap status hukum dan sejarah Yerusalem yang diduduki,” kata Kementerian Luar Negeri RI di platform X, dilansir dari Antara, Minggu (24/5).
Kecaman itu disuarakan oleh para menteri luar negeri Indonesia, Mesir, Arab Saudi, Qatar, Yordania, Turki, Pakistan, Djibouti, Somalia, Palestina, Oman, Sudan, Yaman, Lebanon, Mauritania, Aljazair, Bangladesh, dan Kuwait.
Dalam pernyataan bersama, para menlu menegaskan kembali penolakan mereka terhadap setiap tindakan sepihak yang bertujuan untuk memperkuat realitas ilegal di Yerusalem yang diduduki atau memberikan legitimasi kepada entitas atau pengaturan apa pun yang bertentangan dengan hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan.
“Mereka menegaskan kembali bahwa Yerusalem Timur telah menjadi wilayah Palestina yang diduduki sejak tahun 1967, dan bahwa setiap tindakan yang dimaksudkan untuk mengubah status hukum dan historisnya adalah batal dan tidak sah serta tanpa efek hukum,” kata Kemlu RI.
Para menlu juga menekankan dukungan penuh mereka terhadap persatuan, kedaulatan, dan integritas wilayah Republik Federal Somalia, dan penolakan tegas mereka terhadap setiap tindakan sepihak yang merusak persatuan wilayah Somalia atau melanggar kedaulatannya.
Kecaman tersebut disampaikan menyusul pengumuman oleh Somaliland terkait rencana membuka kedutaan di Yerusalem. Sebagai timbal balik, Israel akan mendirikan kedutaan di ibu kota Somaliland, Hargeisa.
Israel menjadi negara pertama yang secara resmi mengakui Somaliland sebagai negara merdeka pada Desember 2025.
Somaliland mendeklarasikan kemerdekaan dari Somalia pada 1991 dan sejak itu menjalankan pemerintahan, mata uang, dan pasukan keamanannya sendiri, meskipun telah lama berjuang untuk mendapatkan pengakuan internasional.
Baca Juga:Miris! Tanah Dirampas, 200 Keluarga Palestina Terancam Digusur Israel dari Yerusalem Timur
Indonesia, sementara itu, secara resmi tidak mengakui Somaliland dan konsisten menganggap wilayah tersebut sebagai bagian integral dari Somalia.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
