
Kapal pesiar mewah Nord. (Reuters)
JawaPos.com - Sebuah kapal pesiar supermewah yang dikaitkan dengan sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan berhasil melintasi Selat Hormuz di tengah ketegangan geopolitik yang memanas, tanpa ada intervensi dari militer Amerika Serikat (AS).
Kapal bernama Nord itu diketahui terhubung dengan miliarder Rusia Alexei Mordashov, yang masuk daftar sanksi Barat. Dengan panjang mencapai 142 meter dan dilengkapi berbagai fasilitas mewah, kapal ini berlayar dari Dubai menuju Muscat, Oman, pada akhir pekan lalu, menjadi salah satu dari sedikit kapal pribadi yang berani melintasi jalur strategis tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Melansir BBC, perjalanan Nord terjadi saat Iran masih memberlakukan pembatasan ketat di Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak mentah dan gas alam cair (LNG) dunia. Ketegangan meningkat setelah konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari.
Meski Teheran sebelumnya memperingatkan akan menargetkan kapal yang mendekati selat tersebut, data pelacakan Marine Traffic menunjukkan Nord melintasi rute yang biasa digunakan kapal-kapal dengan persetujuan Iran. Namun, belum ada konfirmasi apakah kapal tersebut secara resmi mendapat izin.
Di sisi lain, militer AS sebelumnya menyatakan akan mencegat atau memutarbalikkan kapal yang menuju atau keluar dari pelabuhan Iran. Namun, rute Nord tidak menunjukkan adanya persinggahan di wilayah Iran, dan posisi terakhir kapal berada di luar titik awal blokade yang ditetapkan Komando Pusat AS (Centcom).
Fenomena ini memunculkan pertanyaan: apakah ada jalur 'aman' yang diam-diam disepakati, ataukah ini menunjukkan keterbatasan kontrol AS di kawasan tersebut?
Mordashov sendiri dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Rusia, dengan kekayaan sekitar USD 37 miliar menurut Forbes. Ia membangun kerajaan bisnisnya melalui perusahaan baja dan pertambangan Severstal. Meski tidak tercatat sebagai pemilik resmi Nord, dokumen menunjukkan kapal tersebut didaftarkan atas perusahaan milik istrinya pada 2022.
Kapal senilai lebih dari USD 500 juta itu dilengkapi fasilitas mewah seperti kolam renang, helipad, hingga kapal selam mini, menjadikannya simbol kekayaan oligarki Rusia.
Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, Mordashov menjadi target sanksi dari Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Eropa. Sejumlah asetnya, termasuk kapal pesiar lain bernama Lady M, sempat disita di Italia. Namun, Nord sebelumnya lolos dari penyitaan di sejumlah yurisdiksi seperti Hong Kong dan Maladewa.
Tekanan sanksi tersebut mendorong para oligark Rusia memindahkan aset mereka ke wilayah yang dinilai lebih aman, termasuk Timur Tengah dan Asia.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
