
Stok Rudal AS Terkuras Akibat Perang Iran, Laporan Ungkap Washington Hadapi Risiko Kekurangan Amunisi
JawaPos.com - Kanselir Jerman Friedrich Merz melontarkan kritik tajam terhadap Amerika Serikat (AS) terkait konflik dengan Iran. Ia menilai Washington masuk ke dalam perang tanpa strategi keluar yang jelas, sehingga kini justru terjebak dalam konflik yang sulit diakhiri.
Dalam sebuah diskusi bersama siswa sekolah menengah di kota Marsberg, Senin waktu setempat, Merz menyoroti persoalan klasik dalam konflik bersenjata.
Menurutnya, memulai perang bukan satu-satunya tantangan, keluar dari konflik justru sering kali jauh lebih sulit.
“Masalah dengan konflik seperti ini selalu sama: Anda tidak hanya harus masuk, tetapi juga harus keluar. Kita melihatnya dengan sangat pahit di Afghanistan selama 20 tahun. Kita juga melihatnya di Irak,” kata Merz.
Ia menilai Amerika Serikat jelas memasuki konflik dengan Iran tanpa perencanaan matang. Akibatnya, upaya mengakhiri perang kini menjadi semakin kompleks.
“AS jelas masuk ke dalam perang di Iran tanpa strategi sama sekali,” ujarnya, seperti dikutip kantor berita Jerman DPA.
Lebih lanjut, Merz meragukan kemampuan Washington untuk mengakhiri konflik dalam waktu dekat. Ia menilai kekuatan Iran ternyata lebih besar dari perkiraan awal, sementara strategi negosiasi Amerika dinilai tidak cukup meyakinkan.
“Saya tidak percaya AS bisa mengakhiri perang ini dengan cepat, karena Iran jelas lebih kuat dari yang diperkirakan, dan Amerika tidak memiliki strategi yang benar-benar meyakinkan dalam negosiasi,” kata Merz.
Ia juga menyoroti kemampuan diplomasi Iran yang dinilai lihai, bahkan dalam konteks menghindari kesepakatan.
“Iran jelas sangat terampil dalam bernegosiasi, atau lebih tepatnya, sangat terampil untuk tidak bernegosiasi. Seluruh bangsa sedang dipermalukan oleh kepemimpinan Iran,” tambahnya.
Tak hanya berdampak geopolitik, Merz mengingatkan bahwa perang ini juga memberikan tekanan serius terhadap ekonomi Jerman. Konflik tersebut disebutnya telah berdampak langsung pada kinerja ekonomi negara dengan ekonomi terbesar di Eropa itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
