Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 April 2026 | 14.35 WIB

Tiongkok Desak Israel-Lebanon Tahan Diri dan Bertanggung Jawab Atas Kesepakatan Gencatan Senjata

Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi. (MOD). - Image

Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi. (MOD).

JawaPos.com - Pemerintah Tiongkok menyerukan Israel dan Lebanon untuk menunjukkan tanggung jawab penuh dalam menjaga gencatan senjata 10 hari yang baru saja berlaku. Seruan ini muncul di tengah laporan pelanggaran di lapangan yang mengancam meruntuhkan kesepakatan sejak dini.

Mengutip YeniSafak, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, menegaskan bahwa Beijing menyambut baik setiap upaya yang dapat menghentikan konflik dan menciptakan perdamaian jangka panjang di kawasan Timur Tengah.

DiA menyebut kalau Tiongkok mendorong semua pihak untuk memenuhi kewajiban mereka, menjaga momentum diplomasi, dan menyelesaikan konflik melalui dialog damai, bukan konfrontasi bersenjata.


Kesepakatan penghentian sementara permusuhan selama 10 hari ini merupakan hasil mediasi Amerika Serikat yang diumumkan Presiden Donald Trump. Gencatan senjata mulai berlaku pada Kamis (16/4) malam waktu setempat, setelah perundingan intensif di Washington.

Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi jendela penting untuk bantuan kemanusiaan sekaligus membuka jalan bagi negosiasi lanjutan antara Israel dan Lebanon.

Namun, harapan itu langsung diuji. Militer Lebanon pada Jumat (17/4) melaporkan adanya pelanggaran oleh Israel hanya beberapa jam setelah gencatan senjata berlaku, termasuk penembakan artileri sporadis ke desa-desa di selatan.

Pihak militer pun meminta warga sipil menunda kepulangan ke wilayah terdampak karena situasi masih belum aman. Hingga kini, belum ada respons resmi dari Israel terkait tuduhan tersebut.

Pelanggaran awal ini menegaskan rapuhnya gencatan senjata di tengah konflik yang lebih luas di kawasan. Perang regional yang melibatkan Iran, Israel, dan sekutunya telah berlangsung sejak 28 Februari, ketika serangan gabungan AS-Israel memicu eskalasi besar.

Konflik tersebut kemudian meluas ke Lebanon setelah kelompok Hezbollah melancarkan serangan ke Israel sebagai bentuk dukungan terhadap Iran, yang dibalas dengan operasi militer besar-besaran oleh Israel.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore