Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Juli 2026 | 17.54 WIB

Yaman Kembali Memanas, Bandara Sanaa Dibom Pemerintah, Houthi Balas Serang Arab Saudi dengan Rudal

lustrasi ketegangan di Yaman kembali meningkat usai pemerintah resmi menyerang bandara Sanaa. (AP News). - Image

lustrasi ketegangan di Yaman kembali meningkat usai pemerintah resmi menyerang bandara Sanaa. (AP News).

JawaPos.com - Konflik di Yaman kembali berada di ambang eskalasi setelah pemerintah yang diakui secara internasional menyerang landasan pacu Bandara Internasional Sanaa, untuk menggagalkan pendaratan pesawat Iran.

Tak lama berselang, kelompok Houthi melancarkan rudal balistik dan drone ke wilayah Arab Saudi sebagai aksi balasan, memicu kekhawatiran pecahnya kembali perang berskala besar.

Insiden yang terjadi pada Senin (13/7) waktu setempat ini menjadi peningkatan ketegangan paling serius dalam beberapa waktu terakhir. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun memperingatkan semua pihak agar segera menahan diri demi mencegah siklus baru kekerasan di negara yang telah dilanda perang selama lebih dari satu dekade.

Pemerintah Yaman menyatakan serangan terhadap Bandara Sanaa dilakukan untuk mencegah pesawat Iran yang membawa delegasi Houthi mendarat. Menurut pemerintah, pesawat tersebut dianggap melanggar wilayah udara Yaman.

"Milisi teroris Houthi yang didukung rezim Iran mencegah pesawat nasional Yaman mendarat di Bandara Sanaa dan memaksa pesawat Iran melanggar wilayah udara Yaman. Karena itu, landasan pacu bandara menjadi sasaran," demikian pernyataan resmi pemerintah Yaman.

Sebelum serangan dilakukan, Kementerian Pertahanan Yaman telah mengimbau warga sipil, pekerja, misi diplomatik, serta organisasi kemanusiaan untuk segera meninggalkan kawasan bandara hingga situasi dinyatakan aman.

Pesawat Iran Akhirnya Mendarat di Hodeidah

Meski gagal mendarat di Sanaa, kelompok Houthi kemudian mengumumkan bahwa pesawat dari Teheran berhasil tiba di Kota Hodeidah, wilayah yang juga berada di bawah kendali mereka.

Media Houthi, Al-Masirah, mengutip Menteri Transportasi versi Houthi yang mengatakan pesawat tersebut membawa pasien yang membutuhkan perawatan medis, warga Yaman yang terlantar, serta delegasi resmi dari Teheran.

"Pesawat Iran telah mendarat di tanah air, membawa sejumlah pasien dan warga yang terlantar, didampingi delegasi resmi Republik Yaman."

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore