Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 April 2026, 01.10 WIB

Rusia–Tiongkok Veto Resolusi PBB soal Selat Hormuz, Dunia Terbelah di Tengah Krisis Iran-AS

Anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan suara pada resolusi yang menyerukan pembukaan blokir Selat Hormuz, selama pertemuan tentang Iran dan Timur Tengah di markas besar PBB di New York City, Amerika Serikat [AFP via Al-Jazeera] - Image

Anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan suara pada resolusi yang menyerukan pembukaan blokir Selat Hormuz, selama pertemuan tentang Iran dan Timur Tengah di markas besar PBB di New York City, Amerika Serikat [AFP via Al-Jazeera]

JawaPos.com - Ketegangan global kian meningkat setelah Rusia dan Tiongkok menggunakan hak veto mereka di Dewan Keamanan PBB terhadap resolusi terkait keamanan pelayaran di Selat Hormuz.

Langkah ini memperlihatkan perpecahan tajam di antara kekuatan besar dunia, di tengah konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan sekutu mereka.

Mengutip lama resmi PBB, sebanyak 11 negara anggota Dewan Keamanan PBB mendukung rancangan resolusi tersebut. Namun, veto dari Rusia dan Tiongkok menggagalkan pengesahannya. Dua negara lain, Kolombia dan Pakistan, memilih abstain.

Resolusi itu bertujuan mendorong negara-negara pengguna jalur perdagangan di Selat Hormuz untuk meningkatkan koordinasi keamanan, termasuk pengawalan kapal dagang, guna menjamin keselamatan navigasi.

Selain itu, resolusi juga menuntut Iran untuk segera menghentikan serangan terhadap kapal dan tidak menghambat kebebasan pelayaran di kawasan tersebut.

Rancangan ini diajukan oleh Bahrain bersama sejumlah negara Teluk seperti Yordania, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Kritik Keras dari Negara Pengusul

Menteri Luar Negeri Bahrain, Abdullatif bin Rashid Al Zayani, menyayangkan kegagalan Dewan Keamanan mengambil tindakan tegas.

“Dewan gagal menjalankan tanggung jawabnya terhadap tindakan ilegal yang membutuhkan respons cepat dan tegas,” ujarnya.

Ia menilai kegagalan tersebut mengirim sinyal buruk bahwa ancaman terhadap jalur pelayaran internasional bisa dibiarkan tanpa tindakan nyata.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore