Praka Farizal Rhomadhon dikonfirmasi gugur dalam serangan di Lebanon. (Istimewa)
JawaPos.com - Kepergian Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon, menyisakan duka mendalam. Keluarga mengungkap, pengabdian Farizal di medan internasional bukanlah kebetulan, melainkan perwujudan mimpi yang ia pupuk sejak lama.
Kakak ipar almarhum, Moh. Fitra Abdul Aziz, mengungkapkan, sejak lama, Farizal memang bercita-cita menjadi tentara perdamaian dunia. Mimpi itu akhirnya terwujud tahun lalu ketika ia dinyatakan lolos seleksi ketat untuk berangkat ke Lebanon.
"Beliau orangnya baik, sangat sayang sama keluarga, khususnya anak istrinya, tiap hari mesti telfonan sama anaknya, dan emang cita-cita beliau untuk jadi tentara perdamaian dunia, dan tahun lalu pas ada seleksi, alhamdulillahnya lolos tugas di Lebanon," kenang Fitra kepada JawaPos.com.
Detik-Detik Terakhir Sebelum Gugur
Insiden yang merenggut nyawa Praka Farizal terjadi di tengah eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah di wilayah Lebanon Selatan. Farizal diinformasikan mengembuskan napas terakhirnya sesaat setelah berkomunikasi dengan sang istri.
Fitra menceritakan bahwa komunikasi terakhir almarhum adalah pamit untuk beribadah. "Tadi adiku konfirmasi kalau beliau Farizal meninggal sesaat setelah izin mau sholat ke istrinya," ungkapnya.
Kabar duka ini datang secara tiba-tiba tanpa ada firasat apa pun dari pihak keluarga. Sebelum berangkat tugas, Farizal hanya berpesan dan memohon doa agar tugasnya di bawah bendera UNIFIL berjalan lancar hingga bisa kembali ke tanah air.
Rencana Pulang ke Indonesia Bulan Mei
Praka Farizal Rhomadhon merupakan putra kelahiran Kulon Progo, 3 Januari 1998. Di usianya yang ke-28 tahun, personel Yonif 113/JS ini seharusnya dijadwalkan kembali ke Indonesia pada bulan Mei mendatang jika masa tugasnya tidak diperpanjang.
"Kalau pribadi ke saya nggak ada mungkin ke istrinya, tapi sebelum berangkat pastinya berpamitan kepada keluarga minta doa semoga selama tugas di pasukan UNFIL diberi kelancaran, keselamatan, bisa balik ke Indonesia lagi, dan kabarnya bulan Mei ini kalau nggak diperpanjang akan pulang ke Indonesia," tambah Fitra.
Almarhum juga memiliki rencana besar setelah menyelesaikan tugas dari Lebanon. Farizal berniat melanjutkan pendidikan dan berharap bisa pindah tugas agar lebih dekat dengan keluarga. "Rencana sepulangnya tugas beliau mau lanjut pendidikan dan ingin tugas dinas di Jogja," kata Fitra.
Tinggalkan Istri dan Putri Kecil di Aceh
Kepergian Farizal meninggalkan lubang besar bagi istri tercinta, Fafa Nur Azila, dan putri kecil mereka, Shanaya Almahyra Elshanu, yang baru berusia dua tahun. Keluarga kecil ini menetap di Asrama Militer (Asmil) Kima Yonif 113/JS, Bireuen, Aceh.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
