
Green Card Amerika Serikat kini tidak bisa lagi diajukan oleh warga dari 19 negara yang masuk daftar larangan imigrasi, dengan alasan menjaga keamanan nasional. (lindaikejisblog.com)
JawaPos.com - Bandara-bandara di Amerika Serikat dirundung kekacauan akibat penghentian sebagian operasional (shutdown) pemerintah, yang menyebabkan antrean pemeriksaan keamanan berjam-jam dan penundaan penerbangan di mana-mana, dikutip dari ANTARA.
"Bandara dari ujung ke ujung AS mengalami penundaan besar, antrean keamanan BERJAM-JAM, dan penerbangan yang terlewat," kata Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) melalui media sosial X, Minggu.
Shutdown pemerintah yang berdampak pada DHS tersebut telah berlangsung selama 40 hari lebih, dengan Dinas Administrasi Keamanan Transportasi (TSA), yang merupakan bagian DHS, terdampak paling keras. Karyawan TSA dilaporkan tak kunjung digaji selama berminggu-minggu.
Dampaknya, sebagian besar staf TSA tidak bekerja, sehingga menyebabkan antrean pemeriksaan keamanan di bandara-bandara mengular berkepanjangan.
Baca Juga:Sistem Pertahanan Udara UEA Klaim Berhasil Cegat 4 Rudal Balistik dan 25 Drone Iran dalam Sehari
"Tanggung jawab kekacauan ini ada di pundak orang-orang Partai Demokrat," kata DHS.
Mengingat situasi yang berlangsung, Presiden AS Donald Trump di hari yang sama mengumumkan akan mengerahkan agen-agen Dinas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) untuk meningkatkan pengamanan di bandara-bandara AS mulai 23 Maret.
