
Menlu Iran Abbas Araghchi menyatakan Selat Hormuz tetap terbuka dan siap memfasilitasi kapal Jepang di tengah ketegangan geopolitik. (The Jerusalem Post)
JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan siap memfasilitasi pelayaran kapal-kapal Jepang melalui Selat Hormuz, jalur utama pengiriman energi global. Araghchi memastikan bahwa negosiasi dengan Jepang sedang berlangsung.
"Kami belum menutup Selat Hormuz. Selat itu terbuka," kata Araghchi dalam wawancara telepon dengan Kyodo News pada Jumat (20/3).
Araghchi juga menekankan bahwa Iran, yang diserang oleh Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari, tidak menginginkan gencatan senjata, tetapi pengakhiran perang yang lengkap, komprehensif, dan selamanya.
Araghchi mengatakan Iran belum menutup jalur strategis Selat Hormuz, tetapi telah memberlakukan pembatasan pada kapal-kapal milik negara-negara yang terlibat dalam serangan terhadap Iran. Iran juga menawarkan bantuan kepada negara lain di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan di area tersebut.
Ia menambahkan bahwa Iran siap untuk memastikan jalur aman bagi negara-negara seperti Jepang jika mereka berkoordinasi terlebih dahulu. Jepang bergantung pada Timur Tengah untuk lebih dari 90 persen impor minyak mentah dan sebagian besar melewati selat tersebut.
Menurut Araghchi, terkait pelayaran kapal-kapal Jepang melalui Selat Hormuz dibahas dalam pembicaraan terbarunya dengan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi. Dan, diskusi masih berlanjut tetapi detailnya tidak dapat diungkapkan.
Araghchi, mantan duta besar untuk Jepang, telah melakukan pembicaraan telepon dengan Motegi dua kali sejak serangan terhadap Iran diluncurkan pada 28 Februari lalu. Diplomat senior Iran itu mengatakan telah membahas jalur pelayaran kapal-kapal Jepang melalui Selat Hormuz dengan Motegi. Dalam percakapan terakhir mereka awal pekan ini, Motegi mendesak Iran untuk memastikan keselamatan semua kapal di selat tersebut.
Perang telah meningkat menjadi konfrontasi yang lebih luas dan menimbulkan kekhawatiran tentang stabilitas regional serta keamanan pasokan energi yang melewati Selat Hormuz.
Di Tokyo, seorang pejabat Kementerian Luar Negeri mengatakan Jepang akan dengan cermat menilai pernyataan Araghchi. Kendati kapal-kapal Jepang dapat berlayar melalui selat tersebut, lonjakan harga energi tetap akan tetap terjadi.
Sementara itu, seorang pejabat pemerintah Jepang mengatakan bahwa bernegosiasi langsung dengan pihak Iran adalah cara paling efektif untuk mencabut blokade di Selat Hormuz. Seperti diketahui, kapal-kapal dari India, Pakistan, dan Turki dilaporkan telah melewati selat tersebut.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
