
Tentara Israel berjaga dekat Masjid Kubbah Shakhrah di Kompleks Masjid Al Aqsha.
JawaPos.com - Langkah rezim Zionis Israel menutup kompleks Masjid Al-Aqsa dan tidak mengizinkan aktivitas ibadah di tempat suci tersebut selama bulan Ramadhan mendapat reaksi keras. Indonesia bersama sejumlah negara Arab dan Islam mengecam keras aksi tentara Zionis tersebut.
Hal tersebut disampaikan dalam pernyataan bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Pakistan, Mesir, dan Turki yang diterbitkan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi melalui media sosial X.
“Para Menlu menegaskan penolakan penuh dan kecaman keras atas langkah ilegal dan tak dapat dibenarkan ini, serta atas tindakan provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa/Al-Haram Al-Sharif dan terhadap para jamaah,” menurut pernyataan bersama itu, dilasir dari Antara, Kamis (13/3).
“Mereka menegaskan bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah Yerusalem yang mereka duduki atau terhadap situs suci umat Islam dan Kristen di sana,” sebagaimana dilanjutkan para Menlu dalam pernyataan itu.
Para menteri menegaskan bahwa pembatasan akses terhadap Kota Tua Yerusalem dan tempat-tempat ibadah di dalamnya, bersamaan dengan pembatasan akses sepihak dan diskriminatif yang diberlakukan Zionis di tempat tersebut, adalah pelanggaran berat hukum internasional.
Langkah tersebut juga melanggar hukum humaniter internasional, status quo historis dan hukum, serta prinsip hak akses penuh ke tempat-tempat ibadah.
Para Menlu menegaskan bahwa seluruh kawasan Masjid Al-Aqsa adalah tempat ibadah umat Muslim, dan departemen wakaf Yerusalem yang berada di bawah tanggung jawab Kementerian Urusan Wakaf dan Islam Yordania adalah entitas sah yang memiliki hak khusus untuk mengelola Masjid Al-Aqsa, termasuk hak menentukan akses masuk.
Mereka mendesak Israel, sebagai kuasa pendudukan, untuk segera menghentikan penutupan gerbang-gerbang Masjid Al-Aqsa, mencabut segala pembatasan masuk ke Kota Tua Yerusalem, dan tak lagi menghalangi jamaah Muslim berkunjung ke masjid suci itu.
Para menteri juga mendorong komunitas internasional untuk mengambil tindakan tegas agar Zionis Israel menghentikan pelanggaran hukum dan praktik ilegal mereka terhadap situs-situs suci umat Islam dan Kristen di Yerusalem serta mengakhiri pelecehan terhadap kesucian tempat tersebut.
Seperti diberitakan kantor berita Palestina WAFA, hingga Rabu (11/3), penutupan Masjid Al-Aqsa telah berlangsung selama 11 hari berturut-turut.
Rezim Zionis Israel berdalih bahwa penutupan itu dilakukan karena alasan keamanan terkait konfliknya dengan Iran.
Penutupan Masjid Al-Asqa yang terus berlanjut selama sepuluh hari terakhir Ramadan menjadi preseden berbahaya.
Hal ini menandai pertama kalinya salat tarawih dan I'tikaf dilarang di dalam Masjid Al-Aqsa sejak pendudukan Yerusalem pada 1967.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022