Sejumlah pria berdiri di dekat kendaraan yang dilaporkan dibakar oleh pemukim Israel dalam serangan malam hari di desa Kristen Palestina, Taybeh. (France24)
JawaPos.com - Pemukim ilegal Israel membakar rumah dan kendaraan warga Palestina pada Selasa (24/4) malam di desa Susya, selatan Hebron, di Tepi Barat yang diduduki, sebagai bagian dari rangkaian serangan selama bulan Ramadan.
Organisasi Hak Asasi Manusia (HAM) Al-Baidar mengatakan para pemukim membakar lima rumah dan sejumlah kendaraan.
Menurut organisasi tersebut, para pemukim menyerbu desa dan menyebabkan kerusakan besar pada properti serta menyebarkan ketakutan di kalangan warga, khususnya perempuan dan anak-anak.
Para pemukim ilegal juga menembakkan tabung gas air mata ke dalam beberapa rumah, yang mengakibatkan empat orang mengalami sesak napas akibat menghirup gas, kata sumber lokal kepada Anadolu.
Masyarakat di wilayah Masafer Yatta, tempat desa tersebut berada, sering menghadapi serangan berulang dari pemukim, termasuk penyerbuan rumah dan penggembalaan ternak di atas lahan milik warga Palestina. Warga berulang kali menyerukan perlindungan dan penghentian kekerasan oleh pemukim.
Serangan oleh tentara Israel dan pemukim ilegal di Tepi Barat meningkat sejak dimulainya serangan terhadap Jalur Gaza pada Oktober 2023. Menurut data Palestina, lebih dari 1.116 warga Palestina telah tewas, 11.500 terluka, dan 22.000 orang ditangkap sejak saat itu.
Warga Palestina memperingatkan bahwa eskalasi kekerasan bertujuan untuk membuka jalan bagi aneksasi resmi Israel atas Tepi Barat, yang secara efektif akan mengakhiri prospek berdirinya negara Palestina sebagaimana diatur dalam resolusi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).
Komunitas internasional dan PBB menganggap Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sebagai wilayah Palestina yang diduduki, dan memandang permukiman Israel di wilayah tersebut sebagai ilegal berdasarkan hukum internasional.
Mahkamah Internasional pada Juli 2024 dalam sebuah opini penting menyatakan bahwa pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah ilegal dan menuntut pengosongan seluruh permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
