Jeffrey Epstein, sosok di balik jaringan perdagangan anak yang disebut dalam kesaksian viral Sasha Riley, yang mengaku sebagai terduga korban.
JawaPos.com — Kesaksian yang diklaim milik seorang pria bernama Sasha atau Sascha Riley menjadi viral setelah beredar luas di berbagai platform digital.
Audio‑audio yang dibagikan oleh seorang kreator Substack ini memuat tuduhan ekstrem terkait perdagangan dan eksploitasi anak yang disebut berhubungan dengan jaringan Jeffrey Epstein, sekaligus menyeret nama beberapa tokoh publik Amerika Serikat ke dalam narasi yang kontroversial.
Namun, hingga kini klaim‑klaim tersebut belum terverifikasi secara hukum. Rekaman yang viral di platform seperti Substack, Threads, dan X, tersebut memicu reaksi internasional yang luas terhadap isi materi yang dibagikan secara bebas.
Dilansir dari Times Now News, Rabu (4/2/2026), dalam rekaman tersebut Riley digambarkan sebagai veteran perang Irak yang dihormati dan mengaku menjadi korban perdagangan anak serta kekerasan ekstrem sejak usia sangat muda. Menurut kesaksiannya, Riley diadopsi pada 1977 dan kemudian, antara usia 9 hingga 13 tahun, menjadi korban eksploitasi dalam apa yang digambarkan sebagai jaringan kriminal yang terkait dengan Jeffrey Epstein.
Rekaman audio yang menjadi pusat perhatian ini terdiri dari file-file yang belum diedit dan diunggah oleh penulis Substack, Lisa Noelle Voldeng. Ia menyatakan bahwa kesaksian direkam melalui beberapa percakapan telepon pada pertengahan Juli 2025, versi asli disimpan, dan salinannya telah dibagikan kepada “kepolisian dan sekutu terpercaya di berbagai negara.”
Isi Kesaksian Sasha Riley Terduga Korban Jaringan Epstein
Rekaman yang beredar menyampaikan sejumlah tuduhan serius yang diklaim oleh Riley. Tuduhan tersebut mencakup dugaan perdagangan anak di bawah usia 13 tahun, pemerkosaan, penyiksaan, dan pembunuhan.
Riley juga menyatakan bahwa dirinya dipaksa berpartisipasi dalam produksi film pornografi anak, serta mengungkap adanya peristiwa di mana seorang anak ditembak dan dibunuh dalam pembuatan snuff film—istilah yang merujuk pada film yang menampilkan pembunuhan nyata.
Seluruh peristiwa ini, menurut narasi yang beredar, dikaitkan dengan jaringan perdagangan anak Jeffrey Epstein dan disebut melibatkan beberapa tokoh masyarakat berprofil tinggi.
Selain itu, dalam pengantar rekaman yang kini tersebar luas, penerbit, Lisa Noelle Voldeng, menegaskan bahwa “kesaksian ini dirilis demi kepentingan publik,” dan menyatakan bahwa Riley “bersedia bersaksi dan menjalani tes pendeteksi kebohongan.”
Meski demikian, klaim yang dikemukakan dalam audio ini belum diverifikasi melalui dokumentasi hukum resmi maupun investigasi independen yang diakui media arus utama, sehingga sejauh ini tetap berada pada status tuduhan yang belum terbukti secara hukum.
Tokoh Publik yang Disebut dalam Kesaksian Terduga Korban
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022