alexametrics

Ahli Singapura: Seseorang Bisa Terinfeksi Covid-19 Lagi Usai 35 Hari

26 Maret 2021, 10:19:16 WIB

JawaPos.com – Seseorang disebut akan memiliki antibodi setelah terinfeksi Covid-19 untuk beberapa waktu. Meski begitu, sejumlah laporan infeksi ulang terjadi di beberapa negara. Sebuah penelitian dari ahli di Singapura menyebutkan daya kebal atau antibodi seorang penyintas hanya bertahan 35 hari. Namun ada pula yang memiliki daya tahan lama mencapai 41 tahun.

Para ilmuwan di Singapura menggunakan algoritma untuk memprediksi umur kekebalan terhadap Covid-19. Mereka menemukan bahwa itu dapat bertahan hanya 35 hari pada beberapa orang.

“Implikasinya adalah bahwa beberapa orang yang telah pulih dari Covid-19 mungkin masih dapat terinfeksi kembali,” kata Profesor Wang Linfa seperti dilansir Straits Times.

Baca juga: Ahli Singapura: Setelah 12 Hari Disuntik Vaksin Pfizer, Kebal Covid-19

Dia menambahkan hal ini akan membatasi kelangsungan hidup strategi kekebalan kawanan alami. Prof Wang yang berasal dari Program Penyakit Menular Baru Duke-NUS, juga mengatakan dengan asumsi hitungan ini, maka vaksinasi Covid-19 rutin tahunan mungkin diperlukan. Ini untuk mencegah wabah penyakit di masa depan.

Hanya saja, dalam penelitian yang diterbitkan di The Lancet Microbe pada 23 Maret, dia dan ilmuwan lain juga menunjukkan bahwa berkurangnya antibodi tidak selalu berarti kekebalan akan menurun. “Orang dengan tingkat antibodi penetral yang rendah mungkin masih terlindungi dari Covid-19 jika mereka memiliki kekebalan sel T yang kuat,” ungkap mereka.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:





Close Ads