Ilustrasi perayaan tahun baru. (Pexels)
JawaPos.com-Pergantian tahun selalu terasa spesial. Dentuman kembang api, hitung mundur di layar televisi, hingga ucapan selamat tahun baru yang berseliweran di media sosial menjadi penanda dimulainya lembaran baru.
Namun, satu hal yang kerap luput disadari: Tahun Baru tidak dirayakan secara bersamaan di seluruh dunia. Saat masyarakat Indonesia masih bersiap menyambut detik-detik pergantian tahun pada tengah malam, beberapa negara justru sudah lebih dulu mengucapkan selamat tinggal pada tahun lama sejak sore hari.
Fenomena ini bukan kebetulan, melainkan dampak dari sistem zona waktu global yang membelah Bumi dari timur ke barat.
Perayaan Tahun Baru memang berlangsung bergelombang, dimulai dari kawasan Pasifik, bergerak ke Asia, Eropa, Afrika, hingga berakhir di Amerika. Laporan BBC News menyebutkan, selisih waktu antara wilayah pertama dan terakhir yang merayakan Tahun Baru bahkan mencapai lebih dari satu hari.
1. Kiribati: Negara Pertama Masuk Tahun Baru
Kiribati hampir selalu menempati posisi teratas dalam daftar negara pertama yang merayakan Tahun Baru. Negara kepulauan kecil di Samudra Pasifik ini, khususnya wilayah Kepulauan Line seperti Pulau Kiritimati (Christmas Island), berada di zona waktu UTC+14—zona waktu paling maju di dunia.
Artinya, saat jam di Indonesia baru menunjukkan sore hari pada 31 Desember, masyarakat Kiribati sudah memasuki tanggal 1 Januari. Keunikan ini bukan semata faktor geografis. Pada 1995, pemerintah Kiribati secara resmi menggeser garis tanggal internasional agar seluruh wilayahnya berada dalam satu hari kalender yang sama.
Langkah tersebut menjadikan Kiribati terkenal sebagai 'negara pertama menyambut milenium' pada tahun 2000 dan hingga kini tetap menjadi yang terdepan dalam perayaan Tahun Baru.
2. Samoa
Tak jauh dari Kiribati, Samoa juga termasuk negara yang merayakan Tahun Baru lebih awal. Negara kepulauan di Pasifik Selatan ini berada di zona waktu UTC+13.
Menariknya, Samoa pernah 'melompati satu hari' pada 2011 dengan memindahkan garis tanggal internasional, demi menyesuaikan hubungan dagang dengan Australia dan Selandia Baru. Sejak saat itu, Samoa menjadi salah satu negara yang paling cepat memasuki tahun baru.
3. Tonga
Tonga dikenal sebagai salah satu kerajaan tertua di dunia yang masih bertahan hingga kini. Negara ini juga berada di zona waktu UTC+13, membuatnya masuk dalam jajaran negara awal yang merayakan pergantian tahun.
Meski wilayahnya kecil, Tonga kerap mencuri perhatian karena posisinya yang strategis dalam urutan perayaan Tahun Baru global.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
